SuaraBekaci.id - Nama Ustaz Abdul Somad atau UAS sapaan akrabnya masuk dalam daftar penceramah radikal yang belakangan ini menghebohkan publik.
Tidak hanya UAS, Ustaz Felix Siauw juga masuk dalam daftar penceramah radikal.
Dalam daftar yang beredar di media sosial dan viral ada 180 penceramah radikal di Indonesia, salah satunya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Felix Siauw.
Ada banyak penceramah terkenal yang masuk dalam daftar radikal tersebut. Atas hal itulah, UAS akhirnya angkat suara dalam pernyataannya pada acara Catatan Demokrasi TVOne, Selasa, 8 Maret 2022.
Ia menegaskan, ada tiga hal penting untuk menyikapi beredarnya kabar daftar penceramah radikal tersebut.
“Pastikan apakah ini hoaks atau hak, jangan sampai masyarakat tertelan,” ujar UAS, mengutip dari Terkini -jaringan Suara.com, Rabu (9/3/2022).
Kemudian, ia juga mengatakan, jika ada yang salah terkait hal tersebut maka baiknya untuk ditunjukkan apa kesalahannya.
“Kalau bersalah pastikan hukumannya. Jangan sampai orang dibuat terikat tak bertanya,” tegasnya.
Lalu, yang ketiga, Lanjut UAS, masyarakat yang sedang ‘sakit’ itu biasanya lebih sensitif.
Baca Juga: Felix Siauw Bersyukur Disebut Nomor 2 Penceramah Radikal: Bisa Bertahan di List Sejak 2017
“Masalahnya bukan pada itu, tapi itu bisa jadi pemicu. Maka berhati-hatilah,” tuturnya.
Lanjutnya, ia mengatakan bahwa negara Indonesia itu terdiri dari berbagai suku, etnis, budaya, dan bahasa.
Sehingga, katanya, semua itu menjadi kekayaan dan kebhinekaan yang harus dan sudah lama kita jaga.
“Jangan sampai dia rusak di zaman kita. Karena dia akan menjadi cerita sejarah yang tidak baik bagi anak-anak kita,” ujarnya.
“Insya Allah, Allah akan tetap menjaga negeri ini. Tetap menjaga bangsa ini, tetap menyejukan hati kita. Tapi mesti ada ikhtiar dan usaha dari kita,” jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Felix Siauw Bersyukur Disebut Nomor 2 Penceramah Radikal: Bisa Bertahan di List Sejak 2017
-
Pasang Tulisan Penangkaran Buaya, Penampakan Spanduk di Kantin Bapak-bapak Ini Bikin Salfok
-
Wanita Berjilbab Menikah di Gereja, Gus Yaqut Undang Paus Fransiskus ke Indonesia
-
Apes Banget! Niatnya Beli Celana Berumbai, Bentuknya Malah Jadi Mirip Alat Pel
-
Viral Video Kekenyangan Usai Makan All You Can Eat, Pria Ini Sampai Ketiduran di Restoran, Duh!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan