SuaraBekaci.id - Sebuah video memperlihatkan sebuah rumah hanyur terbawa banjir di daerah Serang Banten viral di media sosial.
Video detik-detik rumah hanyut viral itu beredar luas di media sosial.
Dalam video itu memperlihatkan, kondisi rumah hanyut terbawa arus kali Banten yang meluap.
"Y Allah, Allauakbar, Kali Banten Meluap," teriak dalam video tersebut, dikutip dari akun facebook @adhthiya Himawan.
Mengutip dari Suarabanten.id -jaringan Suara.com, Hujan deras yang mengguyur Serang Selasa (1/3/2022) dini hari mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Parahnya, Perumahan Villa Permata Hijau, Desa Serdang, Kecamatan Kramatwatu yang terdapat rumah Wali Kota Cilegon Helldy Agustian juga ikut terendam banjir.
"Ini tadi pagi, airnya mulai naik sekitar jam 9. Karena di depan itu ada kali yang meluap akhirnya ya sudah ke sini sini. Pas bapak (Walikota-red) berangkat, udah bapak yang penting ngurusin masyarakat dulu yang di rumah biarin kita aja," ungkap Istri Walikota Cilegon, Hanny Seviatri saat ditemui dikediamannya, Selasa (1/3/2022).
Meski genangan air tidak sampai memasuki rumah, namun dikatakan Hanny, banjir tersebut merupakan kali pertama sejak 16 tahun lalu Ia bersama suami menetap.
"Saya dari tahun 2006 di sini baru kali ini, hujannya kan dari semalem, pas saya nyuci jam lima sudah mulai agak gede tuh hujannya. Engga sampai masuk rumah, sampai teras doang, lumayan tingginya semata kaki," tuturnya.
Hanny juga berharap, hal ini tidak terulang kembali. Namun, menurutnya, salah satu penyebab terjadinya banjir tersebut adalah dengan gunung yang telah rusak.
Baca Juga: Ngeri! Aksi Tawuran di Cileungsi, 4 Pelajar Alami Luka Bacok, Warganet: Gak Usah Dipisahin
"Tapi ini engga tau juga karena dari gunung sananya itu udah banyak yang dikeruk jadi yaudah pada rusak gini. Sama saya pengennya nanti itu kali di situ itu mungkin agak dirapihkan, banyak sampah juga," terangnya.
"Kaget ya. Ini baru pertama kali, jadi ada ceritanya Wali Kota kebanjiran, biar ngerasain sama seperti masyarakat," tutupnya.
Berdasarkan pantauan SuaraBanten.id, sejumlah titik yang terendam diantaranya di Kecamatan Cipocok Jaya, Kecamatan Serang dan Kecamatan Kasemen.
Di Cipocok Jaya terpantau sungai meluap di depan komplek perumahan Puri Serang Hijau, di Kota Serang tepatnya kaujon juga air sungai meluap dan menimbulkan banjir hingga merendam kendaraan warga.
Berita Terkait
-
Ngeri! Aksi Tawuran di Cileungsi, 4 Pelajar Alami Luka Bacok, Warganet: Gak Usah Dipisahin
-
So Sweet! Bapak Ini Sabar Tunggui Istri di Salon Hingga Sigap Beri Kejutan Romantis, Publik Meleleh Berjamaah
-
Jabar Penyumbang Tertinggi Kasus Covid-19, Banten Jadi Provinsi Kelima dengan Jumlah Pasien Sembuh Terbanyak
-
Viral Chef Renatta Moeloek Penasaran Ingin Coba Memek Khas Aceh, Makanan Apa Itu?
-
Ratusan Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir di Aceh
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Hadapi Lonjakan Transaksi Lebaran, BRI Optimalkan Kantor Cabang dan Layanan Digital
-
Presiden Beri Arahan pada Danantara Indonesia untuk Perkuat Fondasi Pembangunan Ekonomi Nasional
-
Zulkifli Hasan: Tumpukan Sampah di TPST Bantargebang Seperti Gedung 17 Lantai
-
Karyawan SPBU Dibekap, Diikat, dan Dipukuli Komplotan Perampok
-
Jangan Sampai Hipoglikemia! Tips Khusus Dokter untuk Pemudik Penyandang Diabetes