SuaraBekaci.id - Partai Pelita menurut Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS tampaknya akan mencoba mengambil suara anak muda Indonesia.
Menurut Fernando, hal itu dengan dimajukannya sosok muda Beni Pramula yang menjadi ketua umum Partai Pelita.
Akan tetapi menurut Fernando, Partai Pelita harus berusaha ekstra keras untuk bisa merebut hati para anak muda saat ini.
Fernando tak yakin anak-anak muda akan bisa begitu saja memilih partai baru ini.
"Branding politikus muda oleh Beni Pramula tidak akan memberi pengaruh yang signifikan terhadap Partai Pelita," kata Fernando, mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Selasa (1/3).
Fernando menambahkan peta politik anak muda sekarang ini sudah cukup menggeliat.
Namun, pihaknya melihat ceruk ini sudah dimanfaatkan oleh PSI.
"Para milenial saat ini lebih ke arah PSI," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Pelita Beni Pramula mengatakan, parpolnya sengaja dideklarasikan di Gedung Joang 45 karena tempat ini punya sejarah tersendiri bagi anak-anak muda.
Beni berharap, tempat deklarasi ini akan menjadi penanda bahwa generasi milenial siap berjuang kembali dan menjadi garda terdepan perubahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?