SuaraBekaci.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dikabarkan telah memblokir rekening milik para crazy rich yang diduga affiliator binary option.
Mengutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Sabtu (26/2) PPATK melakukan pemblokiran sementara dalam dua puluh hari kerja bagi rekening para affiliator binary option tersebut.
Pemblokiran sementara rekening milik para ‘crazy rich‘ ini dilakukan karena diduga berkaitan dengan kegiatan investasi ilegal seperti Binomo.
Kepala PPATK Ivan Yustiavanda mengatakan pihaknya tidak hanya melakukan pemblokiran sementara namun juga pemantauan transaksi.
“Pertimbangan PPATK dalam melakukan langkah tersebut antara lain karena adanya laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan dari Penyedia Jasa Keuangan serta sejumlah ketidakwajaran profiling,” kata Ivan.
Ivan juga menjelaskan ketidakwajaran profiling yang ia maksud misalnya dalam waktu singkat dan tanpa diketahui usahanya tiba-tiba seseorang memiliki harta yang cukup besar.
Atau harta yang dimiliki tak sesuai dengan penghasilan profesinya atau bahkan profesinya tak diketahui dengan pasti.
Adapun jumlah rekening para influencer trading yang dihentikan sementara oleh PPATK dikabarkan sebanyak tujuh puluh tujuh rekening.
Jumlah total keseluruhan dana yang terdapat dalam 77 rekening tersebut senila Rp28,24 miliar yang tercatat sejak Januari 2022.
Baca Juga: Sempat Dekat, Kini Nikita Mirzani Beri Sindiran Pedas Untuk Indra Kenz: Kalau Mau Kaya Ya kerja
Lebih lanjut Ivan menyebutkan bahwa dana tersebut masih akan terus bergerak karena proses penelusuran yang dilakukan pihaknya masih terus berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput
-
JK Sebut Konflik Papua: Kalau Konflik Selesai, Masalah Kemanusiaannya Juga Ikut Selesai
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan