SuaraBekaci.id - Seorang remaja yang masih SMP tertabrak mobil saat mengendarai sepeda motor di Tol Jakarta-Cikampek, Jakarta Timur.
Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Timur Iptu Seno Wibowo di Jakarta, Kamis, mengatakan, pelajar tersebut tersasar masuk tol akibat salah mengikuti aplikasi penunjuk jalan.
Korban sudah lama tinggal di Bekasi lalu pindah ke Depok ikut orang tuanya, tapi sekolahnya tetap di Bekasi.
"Dia biasa diantar ayahnya naik mobil. Jam setengah enam sudah berangkat dari Depok naik motor tapi yang dipakai Google Maps mobil," kata Seno Wibowo, mengutip dari Antara, Kamis (17/2).
Seno menambahkan, pelajar tersebut terkejut ketika jalur yang dilaluinya ternyata jalan tol. Ketika hendak memutar balik, pelajar tersebut terserempet mobil dari arah belakang.
"Dia kaget kok motor sendiri, makanya mau putar balik. Begitu mau putar balik ada 'sentuhan' dari mobil dan terjatuh," ujar Seno.
Seno mengatakan, pelajar tersebut mengalami sejumlah luka-luka lecet di bagian tangan dan kakinya. Tak hanya itu, bagian dagu juga mengalami luka robek.
"Untuk sementara menunggu observasi dari pihak rumah sakit," tutur Seno.
Untuk sementara, sepeda motor pelajar tersebut dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur. Kasus kecelakaan tersebut juga sedang dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim).
Sebelumnya sempat beredar di sosial media, sebuah video yang menunjukkan sepeda motor berwarna hitam tergeletak di tengah jalan tol Japek KM 1 arah Bekasi, terlihat pula sesosok tubuh mengenakan seragam SMP tak bergerak di sisi motor.
Dalam rekaman yang diambil oleh salah seorang pengendara, korban beserta motornya berada di jalur tengah dan di kanan kiri lalu lintas masih ramai lancar dengan deretan mobil melintas.
"Kok bisa sampai sini ya anak sekolah ya? " suara si perekam terdengar sembari masih menyorokkan kameranya ke arah pengendara yang tergeletak itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan