SuaraBekaci.id - Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Banten pada Jumat sekitar pukul 17.10 WIB, menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang diterima di Jakarta, Rabu (4/2).
Episentrum gempa berada di 71 km kilometer barat daya Bayah, Banten, lokasi berada di 7,48 derajat Lintang Selatan dan 105,92 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.
Di laman Twitter, sejumlah warganet yang mengaku dari Bogor dan Bekasi mengaku merasakan getarannya.
"Aku ngersa si didaerah bekasi wkwk," tulis akun @Ani*** membalas informasi gempa yang disampaikan akun resmi BMKG.
Meski banyak juga warganet lain yang mengaku tinggal di Bekasi tidak merasakan getaran gempa di Banten tersebut.
Sementara sejumlah warganet yang mengaku dari Bogor mengaku merasakan getaran gempa di Banten.
"Gempa di banten, kerasa nih sampe bogor," tulis akun @sky***
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia