SuaraBekaci.id - Suara penolakan untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok untuk menjadi kepala otorita IKN makin gencar. Baru-baru ini, pegiat media sosial, Helmi Felis menyebut bahwa Ahok berpotensi buat onar jika menjadi kepala otorita IKN.
Menurut Helmi, Ahok memang kerap berulah dan memantik keributan di tengah di masyarakat, hal ini telah terbukti ketika dia menjadi orang nomor satu di Jakarta beberapa waktu lalu.
“Dikirim ke Kalimantan Ahok kemungkinan besar membuat rusuh juga disana,” kata Helmi Felis melalui akun Twitternya, dikutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Rabu (2/2).
Meski menganggap Ahok akan buat rusuh di Kalimantan jika terpilih, Helmi tak keberatan jika eks Gubernur DKI Jakarta itu menjadi kepala otorita IKN.
Dengan berpindahnya Ahok dari DKI Jakarta ke Kalimantan lanjut Helmi, maka DKI bakal kembali menjadi kota yang beradab.
“Saya suka dia diboyong kesana. Biar Jakarta kembali menjadi Kota Beradab. Yang tidak beradab buang saja,” sambungnya.
Sementara itu Koordinator Koalisi Pemuda IKN atau KOPI-KN, Viko Januardhy mengaku tak setuju seandainya IKN baru di Kalimantan Timur (Kaltim) dipimpin oleh Ahok. Sebab, menurut Viko, posisi Kepala Otoritas IKN seharusnya dipimpin orang yang berasal dari putra asli daerah.
Bahkan, ia juga menyodorkan tiga nama potensial yang menurutnya cocok mengisi jabatan tersebut.
“Kaltim punya figur seperti mantan Wali Kota Samarinda 2 periode, Syaharie Jaang. Mantan Wali Kota Balikpapan 2 periode, Rizal Effendi. Lalu mantan Gubernur Kaltara, Irianto Lamnrie,” ujar Viko.
Lebih jauh, Viko memastikan bahwa dirinya telah mengusulkan satu dari ketiga nama tersebut melalui surat resmi ke Menteri Sekretaris Negera atau Mensesneg RI.
Ia pun berharap bahwa usulan tersebut sampai dan bisa dipelajari oleh Presiden Joko Widodo yang berwenang menunjuk Kepala Otorita IKN.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan