SuaraBekaci.id - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi memperdebatkan soal pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).
Sebab, pemindahan IKN sudah menjadi keputusan bersama antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Pernyataan itu dia sampaikan saat menghadiri Rakernas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum lama ini.
Mengutip dari Bogordaily -jaringann Suara.com, JK menjelaskan, dengan keputusan memindahkan IKN konsekuensinya adalah pemerintah pasti akan menghadapi masalah, baik dari sisi anggaran, lokasi dan yang lainnya.
Meski demikian, Ketua PMI itu menegaskan, rumitnya masalah itu menjadi tugas pemerintah untuk menyelesaikan.
Pemerintah, kata JK tidak bisa melakukan pekerjaan itu sendiri, karena harus bersama masyarakat.
“Pasti akan ada masalah, masalah anggaran lah masalah lokasi,” ucapnya, dikutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Rabu (2/2/2022).
Menurut JK, saat ini sudah bukan waktunya memperdebatkan keputusan pemindahan Ibu Kota Baru. Apalagi, pemindahan sebuah IKN bukan perkara yang mudah.
Jika merujuk pada pemindahan di negara lain, memindahkan IKN yang dinamakan Nusantara itu akan membutuhkan waktu puluhan tahun.
Baca Juga: Jokowi Minta Penyusunan DIM RUU TPKS Dikebut, KSP: Minggu Ini Diharapkan Selesai
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Penyusunan DIM RUU TPKS Dikebut, KSP: Minggu Ini Diharapkan Selesai
-
Bela Edy Mulyadi, Gus Nur Ucap Syahadat: Saya Tak Ikut Dosa Berjamaah Jika...
-
PKS Punya 'Jagoan' untuk Diusung di Pilpres 2024, Bukan Anies Baswedan
-
Pengamat Nilai Ahok Kurang Layak Jadi Kepala Otorita: Pertamina Saja Amburadul
-
Waspadai 6 Masalah Kulit Ini, Bisa Menjadi Gejala Lain Varian Omicron
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah