"Tim ini terdiri dari kiper Bing Mo Heng, Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermandji, Anwar Sutan, dan kapten tim Nawir."
Tan Mo Heng lahir pada 28 Februari 1913. Sayangnya literasi sejarah tidak mencatat kapan dan di mana Tan Mo Heng meninggal.
Sebagai seorang kiper, karier Tan juga tidak banyak diketahui. Hanya disebutkan bahwa ia adalah kiper tangguh yang membela HCTNH Malang.
Sekedar informasi, HCTNH Malang merupakan gabungan dari klub sepak bola orang Tionghoa di Malang seperti Kam Soe Twie - Tjoe Kian Hwee dan Hak Sing Hwee.
HCTNH Malang saat itu menjadi bagian dari Voetbal Bond Batavia Omstreken (VBO), perkumpulan sepakbola kaum Belanda, pada tahun 1920. VBO sendiri merupakan anggota dari NIVU.
Sayangnya ketangguhan Tan Mo Heng di HCTNH Malang tak berkutik di Prancis 1938. Enam gol disarangkan Hungaria, tim yang pertama dihadapi Hindia Belanda.
Setelah Piala Dunia 1938, sosok Tan Mo Heng masih tercatat membela Timnas Indonesia pada 1951 di laga tak resmi melawan tim Sino-Malayan Selection di Singapura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak