SuaraBekaci.id - Beredar pemandangan miris kondisi jalanan di beberapa wilayah Cikampek tuai protes warga setempat. Tak hanya di jalanan besar namun juga ruas jalan kecil sekitarnya tak kalah memprihatinkan.
Salah satunya adalah daerah Pasar Cikampek. Hal itu jelas terpampang dari unggahan akun media sosial @ckpinfo, Senin ( 10/1/2022).
Dari pintu masuk area Pasar Cikampek, Kabupaten Karawang telah terlihat kondisi jalanan yang rusak dipenuhi dengan lubang yang berisi genangan air bekas hujan, ditambah jalan sisi lain juga banyak dipenuhi lubang hampir 80 persen bagian jalan.
Kondisi ini dikabarkan makin parah jika saat musim hujan tiba, air genangan dimana mana, lubang tak terlihat akibat tertutup air, lumpur menggenang bercampur dengan jalanan yang tentu saja membahayakan para pengguna jalan dimana bisa jeblos kapan saja.
Adapula yang mengisi lubang jalan dengan sampah, bermaksud bikin rata jalanan namun justru membahayakan pengguna motor yang melintas karena sampah yang ditumpuk justru membuat licin. Belum lagi jika lubang menganga itu tergenang air dan motor melintas maka banyak yang akhirnya menyipratkan air ke para pejalan maupun pedagang.
Pemandangan pasar pun menjadi kumuh seolah tak terurus.
Informasi dari unggahan menyebutkan bahwa jalanan utama di area wilayah ini telah beberapa kali memakan korban.
Warganet pun geram dan menganggap hal ini telah menjadi hal yang memang sering terjadi.
" Sudah sering diaspal tidak lama rusak lagi, " tulis akun @ekan***.
Baca Juga: Bak Koboi, Aksi Pemobil Bawa Benda Mirip Pistol Ancam Warga Usai Tabrak Motor Bikin Geram
" Apalagi kalau lubang lubangnya diisi sama sampah sayuran, makin licin, " timpal akun @dikabil***.
" Cikampek heuriin, " sahut akun @imanku***.
" Kualitas aspal kurang bagus, " kata akun @guru***.
" Pedagang liar suruh bayar pajak biar di aspal lagi, " tulis akun @ebos***.
Unggahan ini mendapatkan reaksi like dari ratusan warganet dengan jumlah penonton 2.311 pengguna internet.
Diketahui belum lama jalanan di Pasar Cikampek ini telah sempat diaspal, namun lagi lagi tak bertahan lama dan berakhir dengan kondisi parah.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan