SuaraBekaci.id - Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana meminta kepada warga dari luar Kabupaten Karawang diharapkan divaksinasi terlebih dahulu. Sebab, ketika ingin masuk ke wilayahnya akan melewati cek poin atau pos pengamanan yang akan disiapkan oleh pihaknya menjelang libur hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Bupati yang akrab disapa Teh Celli itu menjelaskan, pihaknya bersama Polres Karawang dan Kodim 0604 Karawang bakal mendirikan cek poin atau pos pengamanan saat libur Nataru pada tahun 2021 menjelang tahun 2022.
Para petugas nantinya akan melakukan pengecekan terhadap masyarakat yang masuk Karawang dengan menunjukkan sertifikat vaksinasi yang ada pada aplikasi PeduliLindungi.
"Perbatasan-perbatasan kami ada cek poin, kami sediakan vaksin di situ, harus vaksin dulu, saat masuk belum vaksin ya kita suntik," ujar dia kepada wartawan usai menghadiri rapat kerja bersama Perumdam Tirta Tarum Karawang di Hotel Mercure pada Rabu (22/12/2021)
Menurut dia, pihaknya tidak mau kecolongan terjadinya peningkatan kasus usai libur panjang. Apalagi, adanya varian baru Omnicron yang tingkat penyebarannya sangat cepat.
Bahkan, sejumlah pengetatan juga dilakukan pada lokasi wisata, pusat perbelanjaan, hotel hingga titik potensi terjadinya mobilitas atau keramaian yang tinggi.
"Natal InsyaAllah aman, tapi tahun baru kita lakukan perketatan karena tidak diperbolehkan adanya kerumunan massa. Termasuk di kawasan wisata dan lainnya. Boleh masuk boleh hadir syaratnya harus sudah vaksin," ungkap dia.
Teh Celli mengimbau agar warganya untuk merayakan tahun baru di rumah saja bersama keluarga juga meminta warganya yang belum divaksin segera divaksin serta saling mengajak keluarga ataupun saudaranya yang belum divaksin untuk mau divaksin.
"Kami mengimbau ya, sudah kumpul dengan keluarga di rumah masing-masing saja, itu kan tidak mengurangi juga masa kangen kita bersama keluarga. Juga yang belum divaksin atau saudaranya coba ajak vaksin dulu, kuncinya satu ya vaksin itu agar mencegah penularan ataupun varian baru," tutur Teh Celli.
Baca Juga: Guru dan Siswa di Riau yang Tolak Divaksin Covid-19 Bakal Dikenai Sanksi
Kontributor : Akhmad Nursyeha
Berita Terkait
-
Dari Dimsum Hingga Bebek Panggang: Pengalaman Kuliner Mewah Sambut Tahun Kuda Api di Bali
-
Cap Go Meh 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal, Sejarah, dan Tradisi Perayaannya
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar