SuaraBekaci.id - Hujun yang mengguyur pada sore kemarin, Minggu (13/12/2021) menyebabkan Sungai Citarum meluap. Akibatnya, permukiman warga di RT 02/04 Kampung Bojongponcol, Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, terendam banjir.
Akibat luapan sungai tersebut permukiman warga di RT 02/04 Kampung Bojongponcol terendam banjir hingga satu meter.
Camat Pebayuran Hanief Zulkifli mengatkan ada 11 rumah yang terletak tepat di bantaran Sungai Citarum terendam banjir setinggi lebih dari satu meter.
"Barusan saya pantau sudah satu meter lebih di titik terparah yakni Kampung Bojongponcol," katanya, melunik dari Antara.
Dia menjelaskan air luapan Sungai Citarum mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 12.00 WIB siang tadi dan semakin tinggi hingga sore ini.
"Selain 11 rumah yang terendam setinggi satu meter lebih itu, di wilayah lain tinggi airnya bervariasi mulai 30 sampai 70 sentimeter," ucapnya.
Hanief mengaku permukiman warga di kampung tersebut memang selalu terkena banjir kiriman saat debit air Sungai Citarum mengalami kenaikan akibat hujan di wilayah hulu.
Salah satu faktor penyebabnya adalah di wilayah tersebut tidak ada tanggul penahan air padahal letak perkampungan berada di bantaran sungai.
"Setiap tahun kalau ada kiriman air dari Sungai Citarum naik, sudah pasti tergenang. Karena memang mereka tinggalnya di bantaran kali. Di sana tidak ada tanggul tapi tanahnya di pinggir kali, sudah tinggi sebetulnya," katanya.
Baca Juga: Sungai Citarum Meluap, Ratusan Rumah di Karawang Terendam Banjir hingga Setinggi 1,5 Meter
Berita Terkait
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir
-
Kasatgas PRR Paparkan Capaian Pemulihan Sumatera, Normalisasi Sungai Dipercepat Cegah Banjir Susulan
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan