SuaraBekaci.id - Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, bahwa saat ini wilayahnya masuk dalam posisi kedua investasi tertinggi di Jawa Barat.
Pihaknya menyambut dengan baik realisasi investasi di Kabupaten Karawang. Menurutnya, saat ini Karawang masih memiliki lahan yang cukup luas.
“Untuk urutan pertama nilai realisasi tertinggi di Jawa Barat itu ialah Kabupaten Bekasi, disusul Karawang di posisi kedua,“ katanya.
Selanjutnya urutan ketiga tertinggi investasi ialah Kota Bekasi, kemudian Kabupaten Bogor dan Kota Bandung.
Berdasarkan laporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) online, saat ini realisasi investasi di Karawang mencapai Rp19,99 triliun.
Capaian itu berarti 83,81 persen dari target investasi tahun ini yang mencapai Rp23,85 triliun.
Ia menyampaikan, Karawang itu memiliki sejumlah potensi investasi di berbagai macam bidang seperti di bidang industri, di mana Karawang mempunyai luas lahan industri 13.718 hektare yang terdiri atas kawasan industri seluas 8.501 hektare dan zona industri 5.217 hektare.
“Ada 13 kawasan industri yang sudah memiliki Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) serta masih tersedia lahan yang luas,” kata dia.
Ia berharap ke depan akan lebih banyak investasi yang masuk ke Karawang, sehingga berdampak bagi perekonomian masyarakat Karawang. [Antara]
Baca Juga: Sambut Proyek Rokok Elektrik Sampoerna, Menteri Investasi Singgung Tembakau Masa Depan
Berita Terkait
-
Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun
-
Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali
-
Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset
-
Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban
-
Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi