SuaraBekaci.id - Anggota DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengkritisi kebijakan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam memilih Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perumda) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Periode Kedua, Solihat. Dengan kata lain, Direktur PDAM Tirta Patriot 2 Periode selama Rahmat Effendi menjabat sebagai Wali Kota Bekasi tidak diganti.
Dia mempertanyakan pandangan Rahmat Effendi saat memilih Solihat kembali menjabat Direktur PDAM Tirta Patriot.
Menurut dia, pertimbangan apa yang menjadikan Rahmat Effendi memilih Solihat kedua kalinya. Sementara, dari segi prestasi kinerja beberapa kali Solihat kata Nicodemus gagal dalam menjalankan Tirta Patriot.
Beberapa kegagalan disebutkan Nicodemus Godjang, dugaan kebocoran ribuan pelanggan di Jatisari, memisahkan Tirta Patriot dan Tirta Bhagasasi serta target pelanggan baru.
“Dapat dikatakan, kepemimpinan Solihat di Tirta Patriot itu gagal. Target-target yang dicanangkan wali kota tidak terpenuhi. Ada apa ini, kok mau-maunya wali kota memilih dan melantik dia lagi. Di antaranya, soal pemisahan Tirta Patriot dan Tirta Bhagasasi gagal, jumlah pelanggan hanya sekitar 10.000-an, diduga ada kebocoran di unit Jatisari. Target pemisahan antara Tirta Patriot dengan Tirta Bhagasasi sampai sekarang tidak terealisasi,” ujar Nico lagi.
“Kalau dibagi rata empat tahun saja, itu jumlah pelanggan barunya hanya sekitar 2.500-an. Kecil sekali dibandingkan potensi dari penduduk Kota Bekasi yang mencapai 2,5 juta,” tambahnya lagi.
Lebih jauh, kata Nico, diduga terjadi kebocoran di unit Jatisari. “Hasil audit BPK disinyalir terjadi kebocoran anggaran yang berpotensi merugikan keuangan daerah,” imbuh politisi ini.
Buntut sejumlah kegagalan itu, lanjut Nico, tidak ada kesejahteraan yang dinikmati pegawai Perumda Tirta Patriot selama kepemimpinan Solihat. “Bagaimana mereka mau naik gaji, kenaikan jumlah pelanggannya saja sangat kecil,” tandas Nico.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kembali melantik Solihat untuk kedua kalinya sebagai Dirut Perumda Tirta Patriot periode 2021-2026. Pelantikan dilakukan di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (10/11).
Dalam pesannya kepada Solihat selaku dirut, Wali Kota Rahmat Effendi meminta Perumda Tirta Patriot meningkatkan cakupan layanan air bersih ke pelanggan di wilayah Kota Bekasi.
Berita Terkait
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya