SuaraBekaci.id - Hujan yang mengguyur wilayah Jawa Barat pada Selasa (3/11/2021) kemarin menyebabkan ratusan rumah di wilayah Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terendam banjir.
Banjir di Karawang itu disebabkan tingginya curah hujan yang mengakibatkan air sungai di daerah tersebut meluap.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Yasin Nasrudin, di Karawang, Selasa, menyampaikan pihaknya sudah menurunkan petugas untuk membantu warga yang rumahnya terendam banjir.
Ia mengatakan bencana banjir terjadi di Perumahan Pratama Permai, Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan.
"Ada dua RT di perumahan itu yang dilanda banjir," katanya.
Dua RT yang dilanda banjir di daerah tersebut ialah RT 09 RW 05 dan RT 10 RW 05 dengan jumlah total 239 rumah yang terendam.
Dari dua RT itu tercatat ada 262 keluarga atau 770 jiwa yang terdampak banjir.
"Ketinggian air di lokasi banjir itu mencapai 20-50 centimeter, kebanyakan warga belum mau mengungsi. Mereka masih berada di rumahnya masing-masing," kata Yasin.
Dikatakannya, bencana banjir tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang memicu meluapnya air Sungai Cilamaya.
Baca Juga: Meski di Pesisir Sungai Musi, 32 Kawasan di Palembang Rawan Banjir
Informasi yang berhasil dihimpun, menjelang Selasa malam, banjir mulai surut. Namun, petugas BPBD Karawang masih siaga di lokasi untuk mengantisipasi banjir susulan. [Antara]
Berita Terkait
-
Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Proyek Rp1,4 Triliun untuk Pangan dan Air Baku
-
Payung Biru di Ujung Musim Hujan
-
Mengapa Penebangan Hutan Bisa Membuat Banjir Semakin Sering Terjadi?
-
Mengapa Banjir Pesisir kini Semakin Sering Terjadi? Penelitian Ungkap Imbas Krisis Iklim
-
Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Asep Surya Atmaja: Calon Kepala Desa Jangan Main Politik Uang
-
Jual Sabu Modus Pakan Burung Terbongkar, Pengedar di Bekasi Tak Berkutik
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah