SuaraBekaci.id - Sebuah cafe diketahui milik Anak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Minggu (31/10/2021). Dari data yang dihimpun, ini kali keduanya Cafe bernama Omma Cafe itu ditegur bahkan disegel Satpol PP.
Kali ini, Omma Cafe di Pekayon Bekasi Selatan tersebut diketahui telah melanggar aturan jam malam, yakni beroperasi hingga pukul 01:00WIB dini hari. Menurt Satpol PP Omma Cafe sedang melakukan pesta perayaan Halloween.
Petugas awalnya melakukan razia protokol kesehatan dan menemukan kerumunan di kafe tersebut.
"Kejadian dini hari kurang lebih jam setengah satu malam. Kami usai keliling memantau. Dan mendapati cafe itu sedang melakukan kegiatan lebih dari jam operasional yang sudah ditentukan. Dan kami bubarkan," kata Kasatpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah saat dihubungi, Senin (1/11/2021).
Abi mengatakan ada puluhan orang yang berada di lokasi saat petugas melakukan penindakan. Kafe itu pun disebut telah melakukan pelanggaran jam operasional dalam aturan yang dimuat di PPKM level 2.
"Di samping pesta halloween, kita tentu (penindakan) terkait jam operasional. Kita lihatnya pelanggaran jam operasional karena kita tidak tahu yang namanya halloween, kita nggak tau," terang Abi.
Lebih lanjut Abi mengatakan pihaknya belum memberikan sanksi kepada pengelola kafe. Dia menyebut kerumunan pengunjung di lokasi hanya langsung diminta membubarkan diri.
"(Sanksinya) teguran aja ya karena itu pelanggaran melebihi jam operasional. Jadi dibubarkan aja," pungkas Abi.
Dari informasi yang didapat, kafe tersebut merupakan milik anak dari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.
"Mengenai hal itu kita tidak tahu. Yang jelas siapa yang melanggar yang kita tidak tembang pilih," tandasnya.
Kontributor: Syahrul Ramadhan
Berita Terkait
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Linmas Jaga Stabilitas Daerah
-
Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
-
Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Datangi RSUD Pagi Ini
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?