SuaraBekaci.id - Beredar foto seorang atlet kontingen Jawa Barat (Jabar) peraih medali emas PON XX Papua 2021 Dheya Nazhira, pulang ke kampung halaman menggunakan angkutan umum.
Tak ada penyambutan berkalung bunga atas prestasi yang diraihnya. Dheya Nazhira harus terima pulang menumpang angkutan umum, Selasa (12/10/2021).
Dheya Nazhira merupakan atlet selam asal Ciamis yang memperkuat kontingen Jawa Barat. Dia menyumbang medali emas dari nomor 50 meter Bifin, dan perunggu dari estafet.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harapan Rakyat Online --jaringan Suara.com, Dheya sampai di bandara Husein Sastranegara bersama rombongan atlet Selasa (12/10/2021) siang.
Dia kemudian dijemput ibunya untuk sama-sama pulang ke Ciamis mengngunakan bus umum dan turun di kawasan Sindangkasih.
Dari Sindangkasih, Dheya dijemput keluarganya dengan pengawalan anggota Polres Ciamis Bripka Ruli Alwas Yogiswara pada sore hari.
“Tidak ada penjemputan khusus, karena memang yang lain juga sama, kebanyakan orang Bandung, dari luar daerah hanya 3 orang,” ujar Dheya.
Dheya mengaku bangga dengan prestasi yang dirinya raih di ajang PON Papua 2021. “Ini pengalaman yang luar biasa, momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” katanya.
Meski tak mendapat penyambutan khusus, Dheya masih mendapat dukungan dan pujian dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya yang menghubunginya via telepon.
Bupati menjanjikan akan menggelar syukuran atas prestasi yang diraih Dheya.
Sementara itu, ibunda Dheya, Desi bersyukur anaknya bisa berprestasi dan mengharumkan Jawa Barat dan Kabupaten Ciamis.
“Ini berkat doa dari kita semua, warga Tatar Galuh Ciamis, semoga prestasi anak saya bisa lebih tinggi lagi, yakni Sea Games,” ungkap Desi.
Terkait dengan tidak adanya penjemputan dari pihak pemerintah daerah Ciamis, Desi tidak mempersoalkannya.
“Memang tidak ada jadwal pasti kepulangan Dheya dari Papua, dari 13 atlet asal Ciamis baru anak saya yang pulang,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Truk Molen di Bekasi
-
Setahun Tak Berfungsi, Eskalator Sky Bridge Stasiun Bojonggede Dikasih Karangan Bunga
-
Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya
-
Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!
-
Usai Diterjang Puting Beliung, Ratusan Rumah di Bandung Barat Rusak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil