SuaraBekaci.id - KAI Commuter masih berlakukan aturan tambahan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), selain aturan PPKM standar lainnya untuk naik Kereta Rel Listrik (KRL).
Aturan tambahan tersebut yaitu, tidak berbicara di dalam kereta, lansia dan pengguna bawaan besar hanya boleh naik sekira pukul 10:00WIB - 14:00WIB (di luar jam sibuk). Dan anak balita belum diizinkan naik KRL.
Sedangkan bagi pelajar yang belum masuk usia vaksin, bisa menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah terkait pembelajaran tatap muka (PTM).
Sementar itu, KAI Commuter mencatat meningkatnya jumlah penumpang di masa penurunan tren Covid-19 ini.
Dalam pekan kelima September (27 September-1 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 359.829 orang per hari.
Sedangkan di hari kerja pekan pertama Oktober (4-8 Oktober) rata-rata pengguna KRL sebanyak 384.205 orang per hari atau bertambah sekitar 6,7%.
"Terus bertambahnya pengguna KRL diantisipasi KAI Commuter dengan melakukan pembatasan pengguna sesuai kuota yang diizinkan. Selain itu, petugas di lapangan terus memperketat pemeriksaan sertifikat vaksin dan protokol kesehatan yang menjadi syarat untuk naik KRL," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
KAI Commuter juga telah melakukan penyesuaian layanan KRL di Stasiun Manggarai sejak 9 Oktober 2021 lalu seiring ditutupnya jalur 4 dan 5 untuk tahap pembangunan.
Adapun penyesuaiannya antara lain, KRL relasi Cikarang-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 1 dan 2, KRL tujuan Bogor/Depok/Nambo dilayani di jalur 6 dan 7, dan KRL relasi Bogor-Jakarta Kota pp dilayani di jalur 10, 11, 12, dan 13.
Petugas di lapangan secara konsisten terus mensosialisasikan penyesuaian ini kepada pengguna KRL di Stasiun Manggarai. Ikuti terus arahan dan informasi yang diberikan petugas.
Operasional dan layanan KRL tetap berjalan normal dimulai pukul 04.00-22.00 WIB dengan 994 perjalanan per hari.
Sebanyak 307 perjalanan melayani di jam sibuk pagi yaitu pukul 04.00-09.00 WIB dan sebanyak 243 perjalanan melayani di jam sibuk sore yaitu pukul 16.00-20.00 WIB.
Sebagai antisipasi untuk menghindari kepadatan dan antrean di dalam KRL maupun di stasiun, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk melihat aplikasi KRL Access dan gunakan KRL diluar jam sibuk.
KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker ganda, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Aturan tambahan yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku.
Seluruh upaya terus dilakukan KAI Commuter agar pengguna merasa aman, nyaman, dan sehat saat naik KRL. Tetap upayakan berkegiatan dari rumah, gunakan KRL hanya saat kondisi mendesak.
Berita Terkait
-
Refund Tiket Imbas Banjir, PT KAI Rugi Hingga Rp3,5 Miliar
-
Banjir Belum Sepenuhnya Surut, KAI Telah Batalkan 34 Perjalanan KA
-
Imbas Proses Normalisasi Usai Banjir Pekalongan, 11 Jadwal Kereta dari Jakarta Hari Ini Dibatalkan
-
Banjir di Pekalongan, KAI Batalkan 11 Perjalanan Kereta Api dari Jakarta
-
7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi