SuaraBekaci.id - Mengenal apa itu diet keto, manfaat serta resikonya. Ada beberapa jenis diet keto, melansir Medical News Today, menurut Standar Ketogenic Diet and Cyclical Ketogenic Diet, ada beberapa manfaat serta resikonya.
Manfaat Diet Keto
Diet keto bekerja menghabiskan cadangan gula dalam tubuh. Akibatnya, tubuh mulai memecah lemak untuk energi. Proses ini menghasilkan molekul yang disebut keton yang digunakan tubuh untuk bahan bakar. Ketika tubuh membakar lemak, hal ini juga bisa menyebabkan penurunan berat badan.
1. Mendukung penurunan berat badan
Diet keto dapat membantu penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan.
Diet ketogenik terdiri dari makanan yang mengenyangkan dan dapat mengurangi hormon perangsang rasa lapar. Sehingga diet keto dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan penurunan berat badan.
Dalam meta-analisis 2013 dari 13 uji coba terkontrol acak yang berbeda, para peneliti menemukan orang yang diet ketogenik kehilangan 2 pon (lbs) lebih banyak daripada mereka yang mengikuti diet rendah lemak selama 1 tahun.
2. Menyehatkan Kulit dan Memperbaiki jerawat
Jerawat memiliki beberapa penyebab yang berbeda dan mungkin berhubungan dengan metode diet dan gula darah pada beberapa orang.
Menurut sebuah studi 2012, dengan mengurangi asupan karbohidrat, diet ketogenik dapat mengurangi gejala jerawat pada beberapa orang. Hal ini karena makan makanan tinggi olahan karbohidrat dapat mengubah keseimbangan bakteri usus dan menyebabkan gula darah naik dan turun secara signifikan, yang baik untuk kesehatan kulit.
3. Dapat mengurangi risiko kanker tertentu
Para peneliti telah meneliti efek diet ketogenik dalam membantu mencegah atau bahkan mengobati kanker tertentu. Namun peneliti perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk sepenuhnya memahami manfaat potensial dari diet ketogenik dalam pencegahan dan pengobatan kanker.
Diet ketogenik mungkin merupakan pengobatan komplementer yang aman dan cocok untuk digunakan bersama kemoterapi dan terapi radiasi pada orang dengan kanker tertentu. Metode ini akan menyebabkan lebih banyak oksidatif stres pada sel kanker daripada di sel normal, sehingga menyebabkan mereka mati.
Sebuah studi terbaru di 2018 menunjukkan bahwa diet ketogenik mengurangi gula darah, sekaligus menurunkan risiko insulin komplikasi. Insulin adalah hormon yang mengontrol gula darah yang mungkin berkaitan dengan beberapa jenis kanker.
4. Dapat meningkatkan kesehatan jantung
Berita Terkait
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Pajak Ada di Mana-mana, Kapan Manfaatnya Benar-benar Dirasakan Kita Semua?
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan