SuaraBekaci.id - Seorang guru SMK Pariwisata pada suatu kesempatan menyatakan soal kurikulum SMK Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang belum sesuai dengan kebutuhan industri.
Adalah Sry Mulia Kurniati, guru SMK penerima Beasiswa Guru dalam Negeri. Sry Mulia Kurniati menyatakan hal itu saat ditanya soal rencana mengajar setelah menerima beasiswa BPI.
Sry Mulia yang mengajar di SMK Negeri Palembang Jurusan Pariwisata itu mengatakan, saat ini ia belum melihat ada sinkronisasi antara kurikulum yang ada dengan kebutuhan siswa di dunia industri.
"Tujuan saya adalah ingin membentuk suatu materi bahan ajar atau silabus pembelajaran yang memang sinkron dengan jurusan siswa," tuturnya.
Pertanyaan itu kemudian langsung dijawab Nadiem Makarim. "Semoga pada saat itu sudah ada kemerdekaan dari semua program Merdeka Belajar kita untuk bisa bergerak. Kunci dari kelulusan ini adalah menjadi penggerak, jadi salah satu contohnya Guru Penggerak. Harapan saya Guru Penggerak bisa masuk ke dalam posisi-posisi kepemimpinan dalam sektor pendidikan," jawab Nadiem Makarim.
Percakapan itu terekam dalam Pembekalan Program Beasiswa Pendidikan Indonesia, Kemendikbursitek, secara virtual Jumat (1/10/2021)lalu.
Diketahui, sebanyak 2.175 orang menerima BPI atau Beasiswa Pendidikan Indonesia dari Kemendikbudristek pada semester gasal tahun akademik 2021/2022.
"Ini merupakan upaya kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelaku budaya, jadi jangan disia-siakan. Bangun 'network' baru, keluar dari zona nyaman, coba hal baru, jangan takut ambil risiko, dan usaha inovatif dalam pembelajaran," ujar Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dalam pembekalan Program Beasiswa Pendidikan Indonesia, Jumat, (1/10/2021).
Ia berharap BPI bisa menjadi motivasi bagi para penerimanya untuk menjadi pemimpin di sektor masing-masing dan mendukung gerakan Merdeka Belajar yang telah digagas Kemendikbudristek.
"Pelan-pelan gerakan Merdeka Belajar berjalan dan semakin dapat momentum. Jadi tanpa pemimpin perubahan, tidak akan ada Merdeka Belajar. Merdeka Belajar adalah gerakan. Semua yang menerima beasiswa ini akan menjadi agen perubahan. Jadi optimalkan dan kontribusikan kepada masyarakat saat kembali nanti," katanya.
Kepada para pendidik guru penerima BPI, Nadiem Makarim mengatakan, mereka akan menjadi pemimpin di sektornya masing-masing, baik secara formal melalui Guru Penggerak, menjadi kepala sekolah, menjadi pengawas-pengawas guru, maupun menjadi bagian dari Kemendikbudristek.
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim berpesan kepada para penerima beasiswa agar benar-benar memanfaatkan kesempatan ini untuk menempuh petualangan dalam menuntut ilmu. (antara)
Tag
Berita Terkait
-
Menyongsong Transformasi Buku Pelajaran Nasional: Dari Ergonomi Fisik hingga Kualitas Kurikulum
-
Ketertinggalan Pendidikan: Saatnya Terapkan Tata Kelola Asimetris
-
Pendidikan Berstandar Internasional Semakin Dibutuhkan, Bekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Sinergi Industri dan Pendidikan Otomotif Melalui Ajang Vokasi di GIIAS 2026
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini
-
Setelah Hampir 10 Tahun Merantau, Yuni Lestari Akhirnya Dipertemukan dengan Ibunya oleh BRI
-
BRI Perkuat Koneksi Finansial Indonesia-Taiwan melalui BRImo Taiwan
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026