SuaraBekaci.id - Tiga alat musik Indonesia yang mendunia akan dibahas berikut ini. Indonesia dikenal sebagai negara dengan budaya dan adat yang benar-benar beragam.
Tak terkecuali, alat musik tradisional pun bermacam-macam dan mendunia. Alat musik, adalah salah satu produk kebudayaan otentik yang dimiliki setiap suku.
Mungkin, tak banyak orang tahu, bahwa alat musik tradisional yang mendunia dari Indonesia cukup banyak.
Alat-alat musik ini bisa dikenal dunia karena suara unik yang dihasilkan. Biasanya, terkenalnya alat musik tradisional khas Indonesia ini diawali dari penggunaannya di musik internasional.
Ketika banyak orang mengerti ada elemen unik, maka alat ini akan dicari dan dikulik oleh masyarakat dunia. Nah, beberapa alat musik tradisional yang mendunia dari Indonesia, antara lain adalah yang ada pada daftar singkat ini.
Alat Musik Tradisional yang Mendunia
Alat musik ini berasal dari Jawa Barat, dan memiliki suara unik karena dibuat dari bambu. Cara memainkannya adalah menggoyangkan angklung ini.
Akibat goyangan itulah membuat bambu saling bertumbukan dan mengeluarkan bunyi khas yang tak ditemukan di alat musik lain. Sebenarnya angklung sendiri bisa ditemui tak hanya di Jawa Barat, namun juga di Bali, Banyuwangi, dan daerah lainnya.
Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Kota Bandung Diizinkan Buka Lagi, Tempat Hiburan Masih Gigit Jari
2. Sasando
Alat musik tradisional yang mendunia berikutnya adalah sasando. Ini merupakan alat musik dari masyarakat Rote di Nusa Tenggara Timur. Sasando sudah dimainkan sejak abad ke-7 lalu.
Sebenarnya sasando memiliki kemiripan dengan gitar modern, dengan memanfaatkan dawai serta tabung resonansi dalam menghasilkan suara. Kini bahkan Anda bisa menemukan sasando elektrik yang sudah dimodernisasi, sehingga menjadi satu alat musik unik yang dikenal dunia.
3. Gamelan
Terakhir, alat musik tradisional yang mendunia berikutnya adalah gamelan dari Jawa Tengah. Gamelan kini sudah dikenal secara luas di seluruh dunia.
Gamelan merupakan alat musik pukul yang menggunakan bahan dasar kuningan atau logam sejenis. Bentuknya yang beragam bisa menghasilkan suara dengan karakter berbeda-beda, sehingga harmonisasinya sangat indah. Gamelan digunakan dalam produksi lagu Lathi, dan berhasil mendunia. Bahkan pada beberapa kampus di luar negeri, alat musik ini dijadikan satu mata kuliah tersendiri.
Berita Terkait
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Yordania Umumkan Timnas Indonesia Jadi Lawan Uji Coba, Skuad Garuda Siap Rasakan Suasana Tandang
-
Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026
-
PFI Jakarta Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
-
Samsung Galaxy S26 FE Hadir di Indonesia, Teman Andalan Anak Muda Wujudkan Ide Kreatif
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei
-
Perkuat Layanan Digital bagi PMI, BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara, Siapa Tersangka Baru?
-
BRI Siap Dukung Arahan Presiden Perluas Kepemilikan Rekening Masyarakat
-
Eks Bangunan Liar Disulap Jadi Kawasan Hijau, Ribuan Pohon Ditanam di Sepanjang Bantaran Kali