SuaraBekaci.id - Doa adalah bentuk komunikasi hamba-Nya kepada Allah SWT. Semua yang berdoa pasti berharap doa dapat terkabul dan diterima Allah SWT. Berikut ini adalah lima hal sebab menjadi penghalangnya doa.
Namun ada beberapa hal yang menjadi penghalang terkabulnya doa-doa kita.
Berikut ini 5 hal yang dapat menjadi penghalang terkabulnya doa yang telah dirangkum oleh Suara.com.
1. Memakan makanan haram dan memakai pakaian haram
Hal penghalang terkabulnya doa yang pertama adalah memakan makanan haram serta mengenakan pakaian haram.
Hal ini telah diriwayatkan dalam hadits dari Abu Hurairah ra, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sehingga rambutnya kusut dan berdebu.
Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdoa: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dari yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan doanya?” (HR Muslim).
2. Tergesa-gesa dalam berdoa
Berdoa merupakan hal yang harus dilakukan secara khusyu agar doa dapat diterima oleh Allah SWT. Namun memanjatkan doa dengan tergesa-gesa dapat menjadi penghalang atas terkabulnya doa bagi seorang hamba.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, “Doa salah seorang kalian dikabulkan selama ia tak tergesa-gesa dalam doanya. Sehingga ia mengeluh, ‘Aku sudah berdoa, namun doaku tak dikabulkan.’” (HR. Muslim)
Baca Juga: Amalan untuk Melunasi Hutang Menurut Syekh Ali Jaber
3. Mendzalimi orang lain
Dzalim merupakan salah satu perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT. Perbuatan dzalim ini dapat menjadi penghalang doa-doa kita untuk dikabulkan.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda, “Adapun kezaliman yang tidak akan dibiarkan oleh Allah adalah kezaliman manusia atas manusia lainnya hingga mereka menyelesaikan urusannya.”
4. Bermaksiat kepada Allah SWT
Maksiat menjadi tindakan yang dapat menghalangi doa agar dapat dikabulkan oleh Allah SWT.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah raa, ia berkata, yang artinya, Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang pezina itu berzina sedang ia dalam keadaan Mukmin. Tidaklah seorang peminum khamr itu meminum khamr sedang ia dalam keadaan Mukmin. Tidaklah seorang pencuri itu mencuri sedang ia dalam keadaan Mukmin. Dan tidaklah seorang perampok itu merampok dengan disaksikan oleh manusia sedang ia dalam keadaan Mukmin’.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Berita Terkait
-
Doa Malam Isra Miraj 27 Rajab, Lengkap dengan Tata Cara agar Hajat Cepat Terkabul
-
Doa Malam 27 Rajab, Mustajab Memohon Cita-cita
-
5 Keutamaan Malam Isra Miraj: Makna, Amalan, dan Doa yang Dianjurkan
-
Amalan Malam 27 Rajab untuk Menyambut Isra Miraj, Dipercaya Bisa Mengabulkan Hajat
-
Amalan-amalan Bulan Syaban Menurut Anjuran Rasulullah dan Ulama
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam