Pengunjung luar daerah atau mereka yang ingin tinggal lebih lama dapat menempati wadah itu bersama warga sekitar.
“Kita bangkitkan lagi, karena memang dalam kondisi sekarang, tidak mungkin ada orang, tapi paling tidak mereka (warga) bersedia dan juga menyiapkan diri,” kata Pelaksana tugas (Plt) Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Perkampungan Budaya Betawi, Bayu Permana, Sabtu (18/9/2021).
Terus berbenah
Pada perayaan Milad ke-21 beberapa hari lalu, Setu Babakan Betawi mengangkat tema “Perkampungan Budaya Betawi Benteng Budaya Betawi”.
Bukan tanpa alasan, tema itu diangkat sebagai landasan untuk terus berbenah menghadapi berbagai arus perubahan di tengah-tengah masyarakat.
Hal itu bertujuan agar melanjutkan ikhtiar pelestarian budaya, terutama bagi kawula muda terus berkesinambungan di areal seluas 289 hektare itu.
Apalagi beberapa waktu lalu, kampung ini dinobatkan sebagai salah satu desa wisata terbaik di Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Pencapaian itu pun mesti semakin dibuktikan dengan layanannya.
Untuk melengkapi hasil itu, Bayu Permana merunut beberapa rencana pembenahan lainnya yang diharapkan mendorong pelestarian Budaya Betawi ke depannya.
Ia menyebut, nantinya, di kampung ini tak hanya ada pelatihan, pencak silat, topeng Betawi, sanggar setia warga, samrah dan sanggar geratak saja.
Akan tetapi, juga mengelola sebuah perpustakaan dan sekolah kesenian. Keduanya direncanakan menjadi wadah baru bagi pendidikan kebudayaan di Jakarta.
Pendidikan dalam sekolah nantinya dibuat bernuansa Betawi yang berbeda dengan sekolah pada umumnya.
Tujuannya adalah memberi ruang lebih luas meraih anak muda lewat dunia pendidikan khusus bernuansa Betawi.
“Terlepas dari nanti pandemi sampai kapan, paling tidak pertama kita sudah berbenah,” kata Bayu seraya mengharapkan pandemi lekas berlalu.
Selaras dengan itu, pengelola tampaknya juga tengah merancang keberlanjutan alam di sekitarnya.
Pihaknya pun telah menyediakan lahan seluas 3,2 hektare untuk agro wisata dan menjadi salah satu program yang akan diluncurkan selepas pandemi ini.
Tag
Berita Terkait
-
216 Pedagang Direlokasi, Setu Babakan Disiapkan Jadi Sentra Kuliner Betawi
-
Penataan Setu Babakan, Lapak Pedagang Mulai Dibongkar
-
Nasib 127 UMKM Terdampak Penataan Setu Babakan, Tak Semua Bisa Direlokasi
-
Pembuat Dodol Setu Babakan Curhat ke Pramono: Harus Punya Mesin, Tapi Nggak Punya Duit
-
Jalan Berlumpur Setu Babakan Bikin Wisata Anjlok, Pemprov DKI Akhirnya Turun Tangan!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet