SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi mengumumkan perbaikan tanggul permanen yang amblas di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran direncanakan dimulai pada November 2021. Hal ini berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.
Dia mengatakan perbaikan tanggul permanen oleh BBWS Citarum rencananya dilakukan sepanjang 400 meter di titik kritis tanggul.
"Kemarin saya menangkapnya ini belum ada kejelasan sehingga keluar statement bahwa kami mendorong, meminta tolong kepada BBWS, walaupun di beberapa media ditulis 'bupati menegur keras', sebenarnya tidak seperti itu karena kami mitra," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Kamis (9/9/2021).
"Setelah koordinasi ternyata BBWS sudah mengagendakan bulan November untuk perbaikan permanen tanggul di Pebayuran. Jadi kami memberikan apresiasi dan terima kasih kepada BBWS," katanya.
Bupati berharap penanganan tanggul amblas di Pebayuran bisa dilakukan BBWS Citarum secara berkelanjutan sebab kondisi tanggul semakin memrihatinkan dengan bertambahnya titik rawan di bantaran Sungai Citarum.
"Namun kami berharap bukan hanya di titik itu, karena masih ada 27 titik lainnya. Mudah-mudahan sebelum musim hujan sudah ada perbaikan," katanya.
Sebelumnya tanggul sementara yang berdiri di lokasi itu kondisinya semakin kritis setelah amblas.
Semula keretakan tanggul tercatat sepanjang 80 meter namun kini sudah bertambah menjadi 400 meter.
Bupati mengaku telah menginstruksikan BPBD Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana banjir di sekitar area titik tanggul amblas mengingat musim penghujan telah tiba.
Baca Juga: Dilema Pemilik Warung Pecel Lele soal Aturan Durasi Makan di Tempat
"Kalau memang bisa dilakukan perbaikan, alhamdulillah. Kalau belum, ya apa boleh buat, masyarakat harus lebih waspada, kami tugaskan BPBD untuk melakukan kegiatan kesiapsiagaan," katanya.
Dia meminta tim BPBD berjaga di posko pemantauan agar dapat melaporkan perkembangan kenaikan tinggi muka air kepada warga Pebayuran saat hujan melanda wilayah hulu Sungai Citarum.
"Melakukan early warning system, jadi nanti setiap ada kenaikan tinggi muka air di hulu, harus diperhitungkan berapa jam air sampai sana untuk dilakukan evakuasi," katanya.
Ia juga meminta BPBD menyiapkan tenda pengungsian di lokasi yang tidak terendam banjir apabila titik sekitar tanggul kembali diterjang luapan Sungai Citarum.
"Jadi untuk yang tanggulnya jebol dan ada permukiman, kami minta evakuasi, kami minta BPBD untuk sediakan tempat evakuasi sementara," demikian Dani Ramdan. (Antara)
Berita Terkait
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
-
Masjid Riyadhus Sholihin Jember, Jejak Dakwah yang Tak Pernah Sepi Peziarah
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi