SuaraBekaci.id - Koes Hendratmo meninggal dunia, semasa hidup Koes Hendratmo sangat gagah sebagai penyanyi.
Koes Hendratmo terpantau cukup aktif manggung di berbagai acara.
Berikut potret kenangan Koes Hendratmo di panggung yang tetap aktif saat usianya tak lagi muda.
Dipantau dari laman Instagram-nya dan sumber lain, Koes Hendratmo beberapa kali cukup aktif tampil di beragam acara untuk bernyanyi meski usianya tak lagi muda. Berikut potret kenangan Koes Hendratmo di panggung semasa hidupnya.
1. Koes Hendratmo telah malang melintang di dunia musik Indonesia selama 62 tahun lebih.
2. Meski tak lagi muda, Koes Hendratmo masih begitu aktif bernyanyi di beragam acara. Suaranya yang khas dinilai cocok mengisi acara-acara untuk bernostalgia.
3. Nama Koes Hendratmo tak lepas dari kepopulerannya sebagai presenter di acara musik Berpacu Dalam Melodi. Bahkan, tagline acara ini pun masih begitu identok dengan sosoknya. Terutama dasi kupu-kupu yang sering dipakainya.
4. Lahir di Yogyakarta, 9 Februari 1942. Koes Hendratmo dikenal sebagai salah satu presenter senior di dunia hiburan tanah air. Ia memulai kariernya sebagai artis pada akhir 1960-an.
5. Koes Hendratmo menelurkan karya pertamanya yang bertajuk Lambaian Bunga pada 1959. Setelahnya disusul dengan Sansaro (1968), Wanita Wanita (1970), Pop Batak Legendaris (2000), hingga My Love for You (2011).
Baca Juga: Profil Koes Hendratmo, Presenter Berpacu Dalam Melodi yang Meninggal di Usia 78 Tahun
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan