SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota Bekasi telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3.
Perpanjangan pertama PPKM Level 3 Kota Bekasi ini berlaku sejak 31 Agustus 2021 hingga 6 September mendatang.
Meski berstatus PPKM Level 3, namun kasus aktif COVID-19 di Kota Bekasi terus menunjukkan tren penurunan.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, kasus aktif COVID-19 paling tinggi saat ini terdapat di Kelurahan Bojong Rawalumbu dengan total 22 pasien.
"Kelurahan Bojong Rawalumbu 22 kasus aktif, Bojong Menteng 17, Pejuang 16," paparnya, Kamis (2/9/2021).
Berikut daftar 8 Kelurahan di Kota Bekasi dengan kasus aktif COVID-19 tertinggi per tanggal 1 September 2021:
- Bojong Rawalumbu: 22 kasus
- Bojong Menteng: 17 kasus
- Pejuang: 16 kasus
- Jaka Sampurna: 16 kasus
- Pengasinan: 16 kasus
- Harapan Jaya: 14 kasus
- Jati Rangon: 14 kasus
- Jati Rahayu: 13 kasus
Sementara itu, secara keseluruhan kasus aktif COVID-19 di Kota Bekasi saat ini ada sebanyak 366 kasus. Angkanya terus menurun setiap harinya sejak akhir Agustus.
"Tanggal 29 Agustus 516 kasus aktif. 30 Agustus 453. Tanggal 1 September 366 kasus aktif COVID-19," papar Rahmat.
Rahmat menambahkan, di wilayahnya kini sudah tak ada lagi RT yang masuk zona merah.
Baca Juga: Kasus Aktif COVID-19 Terus Menurun, Wali Kota Bekasi: Hanya 188 RT Zona Kuning
Hanya ada 188 RT dari total 7.135 RT di Kota Bekasi yang masih masuk zona kuning.
"Hanya 188 RT yang masih zona kuning. Sisanya sudah hijau," ujarnya.
Berita Terkait
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi