SuaraBekaci.id - Pemerintah Kabupaten Bekasi mempunyai 64 jabatan kosong. Jabatan itu harus terisi dalam waktu 1 bulan ke depan.
Hal itu untuk optimalisasi berjalannya roda pemerintahan.
"Hari ini saya beri pengarahan kepada pejabat eselon III, minggu lalu eselon II juga sudah. Kami ingin roda pemerintahan ini berjalan maksimal, agar pembangunan juga bisa berjalan selaras," kata Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, di Cikarang, Senin (23/8/2021).
Dani mengaku kekosongan puluhan jabatan mulai dari eselon II B, III A dan B hingga IV A dan B itu cukup mengganggu jalannya roda pemerintahan terutama dalam hal optimalisasi penyerapan anggaran kegiatan pembangunan tahun ini.
"Kami sudah sampaikan sejak awal, satu bulan pertama saya fokus pengendalian COVID-19 yang alhamdulillah sepekan terakhir ini semakin terkendali. Maka selanjutnya kami mulai mengisi kekosongan jabatan, agar kegiatan pembangunan utamanya pemulihan ekonomi dampak COVID-19 berjalan optimal," ujarnya pula.
Dia memastikan pengisian kekosongan jabatan struktural dilakukan profesional, proporsional, objektif, transparan, dan tidak transaksional dengan melibatkan unsur tim penilai sebagai pembantu dalam mengkaji serta memberikan rekomendasi terhadap proses penempatan jabatan baik struktural maupun fungsional.
Mereka antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Asisten Daerah III Bidang Administrasi, Kepala Inspektorat serta dirinya selaku Penjabat Bupati Bekasi.
"Kalau untuk jabatan Eselon II A atau Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi saya masih menunggu surat resmi dari KASN terkait pelaksanaan seleksi pemilihan sebelumnya," katanya.
Dani menjelaskan pengisian kekosongan jabatan terlebih dahulu dilakukan dengan merotasi sejumlah jabatan untuk mengetahui kompetensi pejabat yang bersangkutan.
Baca Juga: Sudah Tersedia! Daftar Penerima Vaksin Pfizer, Ada Anda?
"Dari situ kami akan mengetahui kebutuhan berdasarkan kompetensi aparatur. Baru yang kosong segera kami isi," katanya lagi.
Jabatan eselon II, kata dia, akan diisi melalui skema lelang jabatan terbuka lewat sejumlah tahapan mulai dari pendaftaran peserta, serangkaian tes, hingga hasil seleksi dan pengumuman.
"Pejabat eselon II hasil open bidding nanti diharapkan betul-betul diisi oleh PNS-PNS terbaik yang kompeten sesuai bidangnya, punya track record bagus, berintegritas, serta komitmen untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan
-
Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata
-
Viral Kuburan Dibongkar Paksa di Bekasi, Buntut Saling Ejek Hasil Pilkades
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Wali Kota Janjikan Halte Transjabodetabek Bekasi Setara Milik Jakarta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi