SuaraBekaci.id - YouTuber Muhammad Kece minta perlindungan ke polisi. Muhammd Kece sebut Nabi Muhammad pengikut jin, dan dia merasa itu benar.
Muhammad Kece mengklaim telah membayar pajak kepada negara yang digunakan untuk membayar upah para anggota Polri dan TNI.
Oleh karenanya, Polri dan TNI wajib melindungi Muhammad Kece.
Hal itu disampaikan oleh Muhammad Kece melalui kanal YouTube miliknya Muhammadkece berjudul 'MuhamadKece dikecam MUI'.
BACA JUGA: TOK! Kominfo Blokir Video YouTube Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad Pengikut Jin
"Saya bayar pajak loh ke negara buat ASN, untuk bayar polisi dan TNI. Polisi dan TNI harus lindungi saya, menyampaikan kebenaran kok dikecam," kata Muhammad Kece seperti dikutip Suara.com, Minggu (22/8/2021).
Muhammad Kece mengaku tak habis pikir dengan MUI yang mengecamnya habis-habisan usai ia mengungkapkan surat Al-Jiin ayat 19.
BACA JUGA: KERAS! Polisi Diminta Langsung Tangkap Muhammad Kece, Penghina Nabi Muhammad Pengikut Jin
Ayat yang dimaksud tersebut berbunyi 'Dan sesungguhnya ketika hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (melaksanakan salat), mereka (jin-jin) itu bersedakan mengerumuninya'.
Baca Juga: Tanggapi Kabar Muhammad Kece Nistakan Agama, Denny Siregar: Yesus Lahir Bidannya Siapa?
"Ini ayat jelas, masa enggak boleh disiarkan ke publik," ujarnya.
Bahkan, Muhammad Kece juga sempat menyindir MUI terkait sikapnya yang tidak terima ketika ia membacakan surat Al-Jin.
"MUI kecam Muhammad Kace gara-gara ini ditampilkan ke publik. Katanya Al-Qur'an untuk semua manusia, tapi kenapa terungkap Muhammad dekat dengan jin tidak terima," ungkapnya.
BACA JUGA: Kontroversi Muhammad Kece, Bagaimana Penjelasan Jin dalam Al Quran?
Tak sampai disitu, ia juga mempertanyakan ayat mana dalam Al-Qur'an yang menyebutkan secara jelas bahwa Nabi Muhammad dekat dengan Allah.
"Saya pertanyakan dimana ayatnya Muhammad dekat dengan Allah? Ini memang ayatnya kan jelas. Bukannya pada sadar malah melaporkan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI
-
Buku Akhlak Nabi Muhammad: Pelita Hati, Menumbuhkan Budi Pekerti Sejak Dini
-
Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW
-
Binatang yang Berinteraksi dengan Nabi Muhammad SAW: dari Unta hingga Singa
-
Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK