SuaraBekaci.id - Bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar? Sebab lamaran kerja adalah pintu masuk untuk bisa bekerja di perusahaan yang Anda inginkan. Anda bisa membuat surat lamaran kerja dengan bahasa Indonesia dan surat lamaran kerja bahasa Inggris.
Kekeliruan sedikit aja dalam penulisan surat lamaran kerja dan CV bisa mempengaruhi penilaian perekrut.
Karena itu, penting sekali untuk kamu mengetahui bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang benar.
Apa itu surat lamaran kerja?
Ketika melamar sebuah pekerjaan, surat lamaran kerja adalah hal paling penting yang harus dibuat dengan benar dan tepat. Surat formal ini dibuat oleh seseorang saat akan melamar pekerjaan dan ditujukan kepada pimpinan perusahaan, bagian personalia (HRD), atau institusi tempat kerja yang dituju.
Lauren Nelson, seorang profesional di bidang komunikasi, menganggap keberadaan surat lamaran sebagai first impression dari pelamar.
Dia menguraikan lima poin dalam sebuah postingan di Linkedin kenapa surat lamaran kerja yang benar alias cover letter itu penting.
Surat lamaran kerja atau cover letter yang dibuat dengan baik dan benar bisa menyakinkan perekrut kalau isi CV atau resume yang kamu buat benar.
Menyertakan surat lamaran kerja menandakan kalau si pelamar dapat mengikuti instruksi sederhana yang ada dalam prosedur melamar kerja.
Baca Juga: 4 Cara Mengirim Lamaran Kerja Melalui Email
Menulis cover letter gak ubahnya berkomunikasi ke perekrut kalau pengalaman atau keterampilan yang dimiliki si pelamar relevan dengan posisi yang dicari.
Penulisan cover letter yang baik dan benar mencerminkan baiknya kemampuan komunikasi yang dimiliki si pelamar.
Surat lamaran kerja menjadi bukti keseriusan si pelamar dalam mendapatkan pekerjaan yang ditawarkan.
Format dan cara membuat surat lamaran kerja yang benar
Surat lamaran kerja bisa diketik menggunakan Microsoft Word, bisa juga ditulis tangan. Apapun bentuknya, kamu perlu tahu poin-poin kunci yang wajib ada dalam setiap surat lamaran kerja yang benar. Dikutip dari The Balance Careers, berikut ini poin-poinnya:
1. Informasi pribadi atau contact information
Berita Terkait
-
10 Kesalahan Fatal dalam Membuat CV dan Tips Ampuh Menghindarinya
-
Panduan Lengkap Menulis Surat Lamaran Kerja yang Benar dan Menarik HRD
-
Jawabannya Bikin HRD Terdiam, Kisah Pilu Pelamar Yatim Piatu yang Hidupnya Sebatang Kara
-
10 Prompt Gemini AI untuk Foto CV: Anti Gagal, Mudah Tinggal Copas
-
Isu HRD Ramai-ramai Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga Imbas Kasus Viral Siswa Merokok
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam