SuaraBekaci.id - Pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) sudah berjalan selama tiga hari di Kota Bekasi. Namun, penerima BST harus mendatangi kantor RW setempat untuk menerima bantuan tersebut.
Ketua Satgas Penyaluran BST Kantor Pos Indonesia Cabang Kota Bekasi, Tri Prayogo Utomo mengatakan, berencana untuk melakukan pemberian BST dilakukan secara door to door.
"Dari awalnya kita rencananya dilaksanakan dengan door to door," katanya kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).
Namun, lanjut Tri, pihaknya diharuskan untuk mempercepat pembagian BST oleh pemerintah pusat maupun pemerintah kota.
"Tapi ada instruksi dari pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah setempat untuk dilakukan percepatan," jelasnya.
Tri juga mengatakan kekurang personel dan waktu membuat pembagian BST tidak dapat dilakukan dengan cara door to door.
"Ya, keterbatasan waktu dan juga personel. Waktunya habis untuk membagikan. Jaraknya juga jauh antara KPM (Keluaraga Penerima Manfaat) satu dengan yang lainnya," jelasnya.
Sejauh ini, pembagian BST Kota Bekasi dilakukan difasilitas lingkungan RW setempat dengan menerapkan protokol yang ketat.
"Kita juga melakukan koordinasi dengan RT, RW dan juga lurah setempat," jelasnya.
Baca Juga: Insentif Nakes Belum Dibayar, Wali Kota Bekasi: Kita sedang Hadapi yang Krusial
Berikut jadwal pemberian BST Kota Bekasi per Kecamatan:
- Rabu, 21 Juli 2021 (Kecamatan Bekasi Timur)
- Kamis, 22 Juli 2021 (Kecamatan Rawalumbu)
- Jumat, 23 Juli 2021 (Kecamatan Bekasi Utara)
- Sabtu, 24 Juli 2021 (Kecamatan Bantargebang)
- Minggu, 25 Juli 2021 (Kecamatan Pondok Melati)
- Senin, 26 Juli 2021 (Kecamatan Jatisampurna)
- Selasa, 27 Juli 2021 (Kecamatan Medan Satria)
- Rabu, 28 Juli 2021 (Kecamatan Bekasi Barat)
- Kamis, 29 Juli 2021 (Kecamatan Bekasi Selatan)
- Jumat, 30 Juli 2021 (Kecamatan Mustika Jaya)
- Sabtu, 31 Juli 2021 (Kecamatan Pondok Gede)
- Minggu, 1 Agustus 2021 (Kecamatan Jatiasih)
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Demi Armada Sampah Lancar, Wali Kota Bekasi Lobi DKI Bangun Dua Flyover
-
Dirut PT Migas Kota Bekasi Diperiksa Kejagung Terkait Korupsi KSO Pertamina EP Rp2 Triliun
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi