SuaraBekaci.id - Edi Hanranta meninggal dunia positif COVID-19. Edi Hanranta merupakan Kapolsek Selogiri berpangkat AKP.
Edi Hanranta meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soediran Mangun Sumarso, Wonogiri setelah berjuang melawan Covid-19, Selasa (20/7/2021).
Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu (21/7/2021), Edi Hanrata mengalami gejala Covid-19 seperti demam dan sakit kepala.
Lantaran gejala yang dialami berat maka Edi Hanranta dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Edi Hanranta mendapat penanganan khusus dan terapi pengobatan dari tim medis rumah sakit.
Selama ini, Edi memiliki komorbid yakni penyakit diabetes yang diderita selama beberapa tahun terakhir.
“Kapolsek Selogiri, AKP Edi Hanrata meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19. Almarhum meninggal dunia di rumah sakit,” kata Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, saat ditemui wartawan di Mapolres Wonogiri, Rabu.
Kapolres menyebut jajaran Polres Wonogiri tak tinggal diam saat anggotanya terbaring di rumah sakit akibat terpapar Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk menyelamatkan nyawa Edi seperti mencari donor plasma konvalesen di Kota Solo.
Namun, Tuhan berkehendak lain. Edi Hanranta yang menjabat sebagai Kapolsek Selogiri sejak 10 Maret menghadap Sang Khalik setelah selama beberapa hari berjuang melawan Covid-19.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 di Sulawesi Utara Bertambah 206 Orang
“Beliau memiliki riwayat penyakit diabetes. Ini kesulitannya karena memiliki komorbid. Keluarga besar Polres Wonogiri turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kepergian Edi Hanrata yang telah mengabdi selama puluhan tahun di Korps Bhayangkara,” ujar dia.
Jenazah Kapolsek Selogiri dibawa ke kampung halamannya di Jogja untuk dimakamkan sesuai prosedur Covid-19. Kapolres meminta agar seluruh anggota Polri benar-benar mengencangkan protokol kesehatan guna mencegah dari paparan virus.
Misalnya, memakai masker dua lapis, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan jaga jarak.
Hal serupa juga dilakukan elemen masyarakat untuk menekan laju persebaran pandemi Covid-19 di Kota Gaplek.
“Jangan pernah melepas masker saat berinteraksi dengan orang lain. Sayangi istri dan anak di rumah. Disiplin menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci dalam pengendalian pandemi Covid-19,” imbuh Kapolres.
Berita Terkait
-
Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Positif COVID-19
-
Gara-Gara Kabar Perceraian Sherina Munaf dan Baskara Mehendra, Istilah Lavender Marriage Trending
-
Atalia Praratya Positif COVID-19, Ridwan Kamil Lolos dari Penularan?
-
Sempat Antar Suami Daftar Pilgub Jakarta Lalu Batuk Pilek, Atalia Positif Covid-19, Ridwan Kamil Minta Doa
-
Bikin Pangling saat Pakai Kebaya, Amel Carla Dibilang Mirip Krisdayanti sampai Angela Gilsha
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi