SuaraBekaci.id - Daftar kepala daerah meninggal positif COVID-19. Mereka meninggal dunia sebelum Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja meninggal.
Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Djohermansyah Djohan mencatat, setidaknya ada 10 kepala daerah yang meninggal dunia karena Covid-19. Tugas dan tanggung jawab, mengharuskan mereka turun ke lapangan.
Djohermansyah mendorong agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang difasilitasi Kantor Kepresidenan membuat pedoman protokol kesehatan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahannya pada masa pandemi Covid-19.
Seperti protokol menerima tamu dan saat bekerja ke lapangan.
"Bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang telah gugur kena Covid-19 kiranya patut diberikan bintang jasa," ujar dia.
Berikut daftar 10 kepala daerah meninggal positif COVID-19:
1. Pelaksana tugas Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin
Dia meninggal dunia pada 22 Agustus 2020 setelah dirawat di RSUD Sidoarjo. Sebelum meninggal, Nur sudah sakit selama sepekan. Kemudian dia dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan positif Covid-19.
2. Bupati Halmahera Muh Din Ma’bud
Baca Juga: Kisah Sehidup Semati, Pasutri Positif Covid-19 Asal Sragen Meninggal Bersamaan
Dia meninggal pada 4 September 2020 setelah berorasi di posko pemenangan saat Pilkada dan tiba-tiba ambruk.
3. Bupati Berau Muharram
Dia meninggal dunia pada 22 September 2020 saat usianya 52 tahun menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan akibat terpapar Covid-19. Hasil tersebut terungkap setelah Muharram melakukan cek kesehatan sebagai syarat maju Pilkada 2020 di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
4. Bupati Majene Fahmi Massiara
Dia meninggal pada 28 september 2020 di RS Grestelina, Makassar. Dia sempat menjalani perawatan selama sebulan dan memiliki penyakit paru-paru yang sudah lama diderita.
5. Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh
Berita Terkait
-
Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK
-
Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
4 Laporan Masuk, 1 Jadi Tersangka Kasus Asusila di Pesantren Bekasi
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi: Komplotan 'Paman' dan 'Macan' Tak Berkutik
-
Kepergok Istri Sah di Rumah Sakit, Kedok Hakim Nikah Siri Akhirnya Terbongkar
-
Siswa 3 SD Terdampak Tol Japek Selatan Bakal Pindah ke Gedung Baru, Ini Lokasinya
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dorong Ekonomi Lokal dan Sport Tourism