SuaraBekaci.id - Kasus COVID-19 Kabupaten Bekasi bertambah ratusan orang. Sementara sebaran pasien COVID-19 paling banyak di Tambun Selatan.
Jumlah kasus baru positif Covid-19 bertambah 146 orang, Minggu (4/7/2021) kemarin. Hal itu dikatakan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah.
Sementara kasus aktif di Kabupaten Bekasi masih tersebar di 23 kecamatan. Tujuh kecamatan dengan kasus tertinggi berada di Tambun Selatan 353 orang, Cibitung 290 orang, Cikarang Barat 263 orang, Setu 202 orang, Cikarang Selatan 195 orang, Babelan 156 orang dan Serang Baru 122 orang.
"Kemudian Karangbahagia 77 orang, Cikarang Utara 76 orang, Tarumajaya 69 orang, Cikarang Timur 68 orang, Cikarang Pusat 64 orang, Sukakarya 59 orang," dikutip dari laman resmi Pemkab, Senin, 5 Juli 2021.
Selanjutnya, Cabangbungin 46 orang, Bojongmangu 44 orang, Tambun Utara 44 orang, Pebayuran 35 orang, Cibarusah 27 orang, Kedungwaringin 17 orang, Sukatani 16 orang, Muaragembong 9 orang, Sukawangi 7 orang dan Tambelang 5 orang.
Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi sebanyak 33.396 orang. Dari jumlah tersebut, 30.824 orang sudah dinyatakan sembuh, 328 orang meninggal dunia, 497 orang dirawat di rumah sakit dan 1.747 orang menjalani isolasi mandiri.
PPKM Darurat
Pemerintah pusat telah menerapkan kebijakan PPKM Darurat sejak 3 hingga 20 Juli 2021 di Pulau Jawa dan Bali. Kebijakan tersebut diambil menyusul terjadinya lonjakan kasus Covid-19.
Berdasarkan salinan yang dibuat Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi yang tertulis "Intervensi Pemerintah Dalam Penanganan Covid-19 " terdapat sejumlah aturan pengetatan aktivitas. Berikut rinciannya;
Baca Juga: Makin Panas, Stevi Item dan Jerinx SID Saling Sindir di Instagram
1. 100 persen Work from Home untuk sektor non essential;
2. Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring;
3. Untuk sektor essential diberlakukan 50 persen maksimum staf Work from Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100 persen maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan ketat. Ada poin khusus untuk sektor esensial, berikut ini rinciannya:
- Cakupan sektor essential adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina COVID-19, serta industri orientasi ekspor.
- Cakupan sektor kritikal adalah energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (seperti listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.
- Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen; untuk apotek dan toko obat bisa buka full selama 24 jam.
4. Pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan ditutup;
5. Pelaksanaan kegiatan makan/minum ditempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).
6. Pelaksanaan kegiatan konstruksi (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% (seratus persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;
Berita Terkait
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Periksa Anggota Polri Yayat Sudrajat, Dalami Suap Proyek di Kabupaten Bekasi
-
Mabuk Arak Bali, Dikira Begal! Kakak Adik di Bekasi Dipukuli Warga Sambil Pelukan
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699