SuaraBekaci.id - Ratusan tenaga kesehatan di Kota Bekasi positif COVID-19. Kepada Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati menyebut sudah lebih dari 250 nakes yang telah terkonfirmasi positif Covid 19.
Mereka ada di lingkungan Dinkes dan RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.
"Saat ini yang baru masuk ke kami di lingkup Dinkes saja dan RSUD Cam sudah 250 lebih. Nakes dan non nakes," kata Tanti, Kamis (1/7/2021).
"Jadi belum dipilah mana yang nakes mana yang bukan nakes," jelasnya.
Jumlah Nakes yang terkonfirmasi Covid 19, lanjut Tanti, pihaknya sedang menunggu laporan dari Rumah Sakit lainnya yang ada di Kota Bekasi.
"Kami sedang menunggu laporan dari masing-masing RS untuk data yang terkonfirmasi," ujarnya.
Tanti menyebut, bahwa di Kota Bekasi belum ditemukan Nakes yang gugur dalam tugasnya.
"Tahun ini tidak ada (yang gugur). Tapi pak Dirut RSUD (Cam) katanya bidan ada yg meninggal, akan saya telusuri lagi apakah covid atau lainnya," katanya.
Sementara itu Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyebut saat ini kasus aktif Covid 19 mencapai 7 persen dari jumlah yang terkonfirmasi sejak awal pandemi.
Baca Juga: Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Sembuh COVID-19, Tiap Hari Minum Obat Ini
"Nah kasus aktifnya sudah hampir 7 persen. 7 persen bukan dari jumlah warga Loh, 7 persen dari kasus yang terkonfirmasi," kata Rahmat, Kamis (1/7/2021).
"Nah terkonfirmasinya sekarang ini dari sejak Maret 2020 sampe sekarang itu sekitar 54.000," lanjutnya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media
-
KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying
-
KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan