SuaraBekaci.id - Kondisi Jane Shalimar memburuk dan Jane Shalimar kritis. Ditambah Jane Shalimar positif COVID-19 dan alami pneumonia berat.
Informasi mengenai kondisi kesehatan Jane tersebut disampaikan oleh dr GD, dokter yang menemani Jane Shamilar di rumah sakit.
dr GD menjelaskan kondisi Jane Shalimar tersebut melalui pesan singkat yang diterima oleh para awak media.
dr GD mengabarkan bahwa Jane mengalami pneumonia berat, dan kedua paru-parunya mengalami perluasan kabut.
“Sebelumnya kami mengikuti terus penanganan JS di JMS. Dengan penuh dan banyak pertimbangan serta keadaan klinis secara fisik maupun Laboratorium & diagnostik Thorax Foto Maka JS mengalami Pnemonia bilataral (kedua paru2 nya) PNEMONIA BERAT SPECIFIK COVID C19 + dengan perluasan awan dan infiltrat ( kabut putih) di kedua paru paru nya,” bunyi pesan singkat dari dr GD, Kamis (1/7/2021).
Jane Shalimar telah mendapat bantuan oksigen melalui selang.
Berdasarkan informasi dari dr GD, saat ini sudah dipasang ventilator untuk memberi bantuan oksigen kepada Jane Shalimar.
“Tadi sore jam 18:00, saya komunikasi langsung bersama tim dokter dan adik kandung JS dan akhirnya diputuskan untuk Tindakan mengunakan NRM 15ltr/mnt sdh di lakukan tapi oxy tdk mampu naik dan Tindakan akhir adalah VENTILATOR sebelumnya akan di intubasi agar pasien knock down dlm kondisi sedasi.. Kesimpulan : Pnemonia berat specifik Covid 19. Kondisi : Akut High Risk,” tulis dr GD menjelaskan.
“Kiranya JS dpt melewati masa kritis ini dan Tuhan memampukan kekuatan utk nya Amin,” tulisnya menambahkan.
Baca Juga: Annisa Pohan, Menantu SBY Positif COVID-19, AHY Singgung Jane Shalimar
Jane Shalimar adalah artis kelahiran Jakarta 2 Juni 1980. Ia memula kariernya di dunia entertainment sejak tahun 1987. Saat itu Jane Shalimar tak sengaja ditawari casting iklan.
Jane Shalimar kemudian terpilih jadi gadis sampul favorit majalah Aneka. Dari situ lah karirnya sebagai aktris mulai mengalir.
Putri pasangan H. Dicky Sadikin dan Hj. Isye Faiza ini mendapatkan kontrak ekslusif dari Multivision Plus dan membintangi sejumlah sinetron.
Beberapa judul sinetron yang pernah dibintangi Jane Shalimar antara lain Padamu Aku Bersimpuh, Jalan Keadilan, Selendang Sutra Biru, dan Istri Pilihan.
Jane juga membintangi deretan FTV seperti Selebritis Juga Manusia, Kasih, dan Cinta yang Hilang.
Jane kemudian juga terjun sebagai penyiar radio dan presenter. Ia pernah menjadi pembawa acara beragam acara televisi, salah satunya adalah "La Liga RCTI".
Berita Terkait
-
Vidi Aldiano Sempat Pneumonia Sebulan Sebelum Meninggal, Ini Bahayanya bagi Pasien Kanker Ginjal
-
Bukan Cuma Penyakit Orang Tua, Ini 5 'Jurus Sakti' Biar Gak Kena Pneumonia
-
Dikira 'Lebih Aman', Dokter Paru Ungkap Vape Punya Bahaya yang Sama Ngerinya dengan Rokok
-
Waspada! Pneumonia Mengintai Dewasa dan Lansia, PAPDI: Vaksinasi Bukan Hanya untuk Anak-Anak
-
Studi: 1 dari 20 Balita Jakarta Kena Pneumonia akibat Polusi Udara
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Tergiur Upah Rp40 Juta, Dua Kurir Sabu Ini Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi