SuaraBekaci.id - Dua bocah colong uang umat Islam di Masjid Arrahman untuk main game online di warnet. Mereka membobol kotak amal masjid sebanyak dua kali.
Kejadian itu di Masjid Arrahman, Lubuk Semut, Kecamatan Karimun. Dua bocah itu colong kotak amal, Jumat (18/6/2021).
Duit yang mereka colong Rp 180 ribu. Dua hari berselang, tepatnya pada hari Minggu (20/6/2021), keduanya beraksi kembali dengan menggasak Rp 205.000.
Dalam aksi jebol kotak amal, kedua bocah tersebut bekerjasama mencongkel kunci gembok dengan menggunakan besi ember.
Aksi tak terpuji mereka diketahui dari hasil rekaman CCTV masjid.
"Anak-anak ini telah dua kali melakukan pencurian, yaitu hari Jumat dan Minggu. Mereka mencongkel kotak amal langsung di lokasi saat kondisi sedang sepi," kata Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (21/6/2021).
Dalam rekaman CCTV, ada dua bocah 14 tahun itu terekam jelas masuk dan mencongkel kotak amal.
Aksi pencurian kotak amal dilaporkan pengurus masjid. Berbekal rekaman CCTV, polisi emudian menangkap kedua pelaku.
Mereka mengakui perbuatannya dan uang hasil curian digunakan untuk membeli makan dan bermain warnet.
Baca Juga: Bobol Kotak Amal Untuk Main Warnet, Dua Bocah Cilik di Karimun Ditangkap
"Uangnya telah mereka habiskan untuk keperluan mereka, seperti membeli makanan," ujar Kapolres.
Sementara itu, saat keduanya diminta keterangan oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Karimun, mereka didampingi oleh orangtua dan Dinas Perlindungan Anak Kabupaten Karimun.
Lalu, untuk penanganan lebih lanjut, kedua bocah tersebut tidak ditahan dan akan diserahkan ke Dinas Perlindungan Anak untuk dibina.
"Kita sudah minta keterangan, panggil orangtuanya. Dan kita koordinasi dengan Dinas Pelindungan Anak untuk proses lebih lanjut," ujar Adenan.
Berita Terkait
-
Menahan Amarah Saat Main Game: Ujian Kesabaran Ramadan
-
Densus 88: Ideologi Neo Nazi dan White Supremacy Menyasar Anak Lewat Game Online!
-
Orang Tua Wajib Waspada! Kapolri Sebut Paham Ekstrem Kini Susupi Hobi Game Online Anak
-
Mensesneg Klarifikasi: Game Online Tidak Akan Dilarang Total, Ini Faktanya!
-
Tak Hanya Game! Politisi PKB Desak Pemerintah Batasi Medsos Anak Usai Insiden Ledakan SMA 72 Jakarta
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?