SuaraBekaci.id - Truk bermuatan batu bara dengan nomor polisi B 9825 TIS mengalami kecelakaan tunggal di KM 45 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Hal itu sempat membuat lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek macet total pada Selasa (8/6/2021) pagi.
General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati mengatakan, truk tersebut merupakan kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).
Dump Truk Hino itu mengalami kecelakaan pada Selasa pukul 02.50 WIB.
Menurutnya, kecelakaan terjadi akibat pengemudi truk dari arah Jakarta menuju Karawang Timur itu mengantuk.
"Kecelakaan terjadi akibat pengemudi kendaraan Dump Truk Hino dari arah Jakarta menuju Karawang Timur mengantuk dan kurang antisipasi sehingga menabrak guardrill dan terbalik di lajur 1 Km 54 Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima SuaraBekaci.id.
Dia mengatakan, petugas Mobile Customer Service dibantu dengan Derek dan Patroli Jalan Raya (PJR) Kepolisian setempat segera melakukan evakuasi kendaraan setelah mendapatkan laporan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Terpantau pada pukul 08.40 WIB penanganan kecelakaan telah selesai dilakukan dan lalu lintas kendaraan menuju arah Cikampek dapat dilalui kembali," ujarnya.
Lebih lanjut, Widi menyatakan bahwa pihakna melakukan rekayasa lalu lintas buka tutup sementara Jalan Tol Mohamed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek sejak pukul 08.05 WIB untuk mengurai kemacetan.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas kecelakaan ini, diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, pastikan kondisi kendaraan layak jalan dan jika lelah berkendara dapat istirahat di rest area yang tersedia," katanya.
Baca Juga: Viral Tol Jakarta-Cikampek Arah Cikampek Macet Total, Ini Penyebabnya
Widi juga mengimbau agar pengusaha truk memperhatikan kendaraannya agar tidak melebihi batas.
"Jasa Marga juga mengimbau kepada para pengusaha truk untuk memperhatikan kendaraannya agar tidak melebihi batas muatan Over Dimension Over Load (ODOL) demi menjaga keselamatan dan kelancaran dalam berkendara di jalan tol," tandasnya.
Berita Terkait
-
Febrie Adriansyah Diduga Terima Rp12 Miliar Terkait Perkara Korupsi Tol MBZ
-
Tak Hanya Momen Mudik, Ini Sumber Utama Pendapatan JSMR yang Bikin Laba Meroket
-
Jasa Marga Ubah Strategi Bisnis, Jalan Tol Tak Lagi Sekadar Infrastruktur
-
Jasa Marga Raih Laba Bersih Rp1,9 Triliun di Semester I-2026
-
Massa Unjuk Rasa Masuk Tol Kedoya, Jasa Marga (JSMR) Buka Suara
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi