SuaraBekaci.id - Satu kampung di wilayah Kabupaten Bekasi menerapkan karantina mikro. Hal itu menyusul beberapa warga setempat yang dinyatakan positif Covid-19. Kampung tersebut yakni Kampung Pasir Randu Asem di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru.
Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan terdapat lima orang warga setempat yang positif Covid-19. Sehingga diberlakukan lockdown mikro.
"Bersama unsur tiga pilar Kecamatan Serang Baru, kami melakukan lockdown mikro di Kampung Pasir Randu Asem setelah lima orang warganya terpapar virus corona," katanya, Senin (31/5/2021).
Hendra mengatakan pemberlakuan karantina mikro di kampung itu bermula dari hasil tes yang menyatakan Ketua RT 11/RW 06 Asdi (45) bersama istri dan kedua anaknya terkonfirmasi positif COVID-19.
"Petugas gabungan melakukan lockdown mikro awal pada gang rumah Ketua RT setempat sejak Sabtu (29/5/2021) malam," ujarnya.
Dia menyatakan, petugas juga mendirikan posko tes usap antigen secara massal. Lokasinya tidak jauh dari kediaman Ketua RT.
"Kami dengan cepat langsung mendirikan posko swab test antigen secara gratis kepada seluruh warga yang berada di sini," ungkapnya.
Hendra menyatakan, terdapat ratusan warga yang menjalani tes usap antigen. Hasilnya, lima orang positif Covid-19.
"Mereka langsung dievakuasi oleh petugas ke Hotel Citra Inn dan Ibis Style Cikarang untuk isolasi terpusat," katanya.
Baca Juga: Viral Remaja Bawa Samurai ke Tengah Jalan, Warganet: Keciduk Juga Nangis
"Untuk RT setempat bersama ketiga keluarganya tidak dievakuasi ke rumah sakit tapi isolasi mandiri. Petugas tetap memantau termasuk memberikan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari untuknya," sambungnya.(Antara)
Berita Terkait
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
Rumah Mewah Eks Hakim Agung Gazalba Saleh Segera Dilelang KPK
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Disorot Mendagri Akibat Belanja Pegawai Rp3,5 Triliun, Ini Solusi DPRD Kabupaten Bekasi
-
Dituduh Terlibat Korupsi Makan Bergizi Gratis Ponpes, Kapolres Metro Bekasi Buka Suara
-
Debt Collector Intimidasi Warga di Bekasi, Anggota DPR: Tangkap dan Usut Tuntas!
-
Wajah Baru Stadion Wibawa Mukti: Renovasi Rp40 Miliar Rampung 70 Persen, Ini Bocoran Fasilitasnya!
-
Program Makan Bergizi Gratis Dievaluasi Total, Zulhas : Satu Bulan