SuaraBekaci.id - Sebanyak 1.933 pekerja di Kabupaten Bekasi telah mengikuti vaksinasi COVID-19 dalam program Vaksinasi Gotong Royong yang mulai dilaksanakan sejak 18 Mei 2021 lalu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, jumlah pekerja yang mengikuti vaksinasi COVID-19 akan terus bertambah.
"Jumlah tersebut masih akan terus bertambah signifikan karena sampai sekarang proses vaksinasi masih berjalan dengan melibatkan belasan fasilitas kesehatan," katanya, Jumat (28/5/2021).
Sri Enny menjelaskan, pelayanan Vaksinasi Gotong Royong dilaksanakan oleh perusahaan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan.
Saat ini, terdapat sejumlah fasilitas kesehatan swasta yang mengajukan diri menjadi mitra penyedia layanan vaksinasi COVID-19. Di antaranya, Rumah Sakit Siloam, Rumah Sakit Sentra Medika, Rumah Sakit Omni, dan sejumlah klinik swasta.
"Totalnya sudah 18 faskes yang mengusulkan, 15 di antaranya baru mengusulkan ke kami," katanya.
Dia menyatakan bahwa jumlah faskes tersebut juga akan terus bertambah.
"Tugas kami adalah menunjuk fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan VGR (Vaksinasi Gotong Royong) ini, tentunya yang memenuhi kriteria Kementerian Kesehatan," ujarnya.
Dia menambahkan, Kamar Dagang dan Industri membantu perusahaan mendata pekerja peserta vaksinasi kemudian menyampaikannya ke PT Bio Farma, yang selanjutnya akan mendistribusikan pasokan vaksin ke fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan.
Baca Juga: Kapan Vaksin Covid-19 Khusus Anak Siap Diberikan di Indonesia? Ini Prediksi Pakar
"Tentunya faskes itu sudah direkomendasikan perusahaan sebelumnya serta memenuhi kriteria layak dilibatkan untuk program ini. Kami juga akan memantau secara pelaporan," tandasnya.(Antara)
Berita Terkait
-
6 Fakta Penemuan Ribuan Potongan Uang di Bekasi: Dari Lahan Milik Warga hingga Penelusuran BI
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP
-
Giliran Rumah Kajari Kabupaten Bekasi Disegel KPK
-
Bau Busuk Ungkap ke Temuan Mengerikan di Bekasi: Kerangka Bayi Terkubur Berselimut Sweater!
-
Lagi Nongkrong di Melawai, Warga Kaget Digoyang Gempa Bekasi: 'Berasa Nggak Lo?'
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Terjebak 6 Jam di Jalan Mudik? Ini Cara Mengubah Waktu Macet Jadi Waktu Istirahat Produktif
-
Jangan Sampai Muntah di Jalan! Ini 8 Trik Rahasia Agar Perut Anti Mabuk Saat Mudik
-
9 Tips Anti Gagal Mudik Motor Jarak Jauh, Nomor 3 Sering Dilupakan!
-
9 Persiapan Wajib Sebelum Mudik Agar Rumah Aman dari Kebakaran & Pencurian
-
30 Titik U-Turn Jalur Pantura Bekasi Ditutup, Pemudik Wajib Tahu!