SuaraBekaci.id - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengajak kepala desa terpilih yang baru dilantik untuk langsung bekerja mempersiapkan program yang bermanfaat bagi masyarakat yang ada di wilayahnya masing-masing. Hal itu disampaikan Eka Supria Atmaja saat melantik sembilan kepala desa terpilih dari Pilkades serentak 2021 secara virtual di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.
Eka mengatakan, desa merupakan ujuk tombak keberhasilan kegiatan pembanguan. Sehingga, kepada desa dituntut mampu berinovasi dalam menentukan program untuk kemajuan daerah.
"Kepala desa selaku pemimpin ujung tombak pembangunan dituntut memiliki pengetahuan lebih sehingga mampu terus berinovasi," katanya, Kamis (27/5/2021).
Eka menyatakan, kepala desa juga harus mampu menciptakan kenyamanan dan ketertiban di wilayahnya. Sehingga, proses pembangunan dapat berjalan maksimal sesuai yang diharapkan.
Eka berpesan agar kepala desa terpilih untuk menunaikan amanah sebaik-baiknya dengan menjalankan tugas secara optimal.
"Pembangunan di Kabupaten Bekasi harus dimulai dari desa. Jika pembangunan baik maka akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Setelah menjadi kepala desa difinitif, saya mengajak para kepala desa terpilih segera 'tancap gas' menyiapkan program pembangunan bermanfaat," ujarnya.
Diketahui, Eka melantik sembilan kepala desa terpilih periode 2021-2027 hasil Pilkades serentak 2021 yang digelar pada Minggu (4/4/2021). Kegiatan Pilkades serentak itu melibatkan 114.583 hak suara dan 254 tempat pemungutan suara.
Acara pelantikan yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi itu diwakili seorang kepala desa terpilih dari Desa Tanjung Baru Kecamatan Cikarang Timur Dudu Sumbali sementara delapan kades terpilih lainnya mengikuti pelantikan secara virtual di kecamatan masing-masing.
Delapan kepala desa terpilih yang dilantik virtual antara lain Kepala Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan Saidih, Kades Hurip Jaya, Kecamatan Babelan Yakup, Kades Kertamukti, Kecamatan Cibitung Chrisna Soewandito dan Kades Karang Mekar, Kecamatan Kedungwaringin Sait.
Baca Juga: Viral Jambret HP Beraksi di Cikarang
Kemudian Kepala Desa Setiajaya, Kecamatan Cabangbungin Sarino, Kades Sukaragam, Kecamatan Serang Baru Ucup, Kades Sukasari, Kecamatan Serang Baru Muhamad Nursolehudin, dan Kades Pasirranji, Kecamatan Cikarang Pusat Wardi Sunandar.(Antara)
Berita Terkait
-
Kades Ramai-ramai Minta Pilkades Ditunda dan Jabatan Diperpanjang, Mendagri Beri Jawaban Ini
-
Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi
-
Lihat Aksi Pemukulan, Saksi Kunci Bongkar Peran Anggota DPRD Bekasi di Kasus Pengeroyokan
-
KPK Periksa Anggota Polri Yayat Sudrajat, Dalami Suap Proyek di Kabupaten Bekasi
-
Kembangkan Kasus Bupati Bekasi, KPK Resmi Terbitkan Sprindik Baru
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun