SuaraBekaci.id - Komplek Dosen IKIP yang berada di Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi kerap menjadi langganan banjir selama puluhan tahun.
Warga Komplek Dosen IKIP, Kubil (53) menceritakan mengenai wilayahnya yang kerap menjadi langganan banjir.
Pria yang mengaku tinggal di permukiman tersebut sejak sekitar 1983. Semula, kata dia, wilayah tersebut tidak pernah direndam banjir.
Namun, sekitar sepuluh berselang, pemukiman tersebut mulai dilanda banjir.
"Itu udah mulai (banjir) sekitar tahun 1993-1994 mulai banjir," katanya.
Banjir terparah yang dialaminya yakni 2007 dengan ketinggian air hingga menyentuh atap rumah.
"Pada tahun 2007, sekitar 2 meter, komplek IKIP udah kayak (seperti) kolam," jelasnya.
Dengan peristiwa banjir yang sering terjadi, pria tersebut mengaku berharap agar hal tersebut dapat teratasi. Tapi, dia tidak mengharapkannya kepada siapapun.
Warga lainnya, Wilson (80) berharap Pemkot Bekasi dapat segera turun tangan mengatasi persoalan banjir di Komplek Dosen IKIP. Pria yang sudah menempati rumahnya sejak tahun 1984 ini mengharapkan agar segera dicarikan solusi supaya warga tidak lagi terkena banjir.
Baca Juga: Banjir Rendam 5 Perumahan di Bekasi, Paling Tinggi 1,5 Meter
"Dibenahin lah," singkatnya.
Kontributor : Imam Faisal
Berita Terkait
-
Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan