SuaraBekaci.id - Pengurus Besar Paguyuban Pasundan mengajak warga untuk boikot produk Israel. Pemboikotan tersebut sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.
Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi mengatakan, salah satu visi dari Paguyuban Pasundan ialah menjaga dan memelihara nilai ke-Islaman.
"Hal ini perlu kita bangun, karena semua umat Islam adalah bersaudara, sehingga kita harus bersatu, terlebih saat ini saudara kita di Palestina sedang menghadapi krisis kemanusiaan," kataya dilasir dari Antara, Minggu (24/5/2021).
Dia mengajak semua warga Paguyuban Pasundan untuk meningkatkan solidaritas bagi umat Islam. Secara khusus, memberikan bantuan dan dukungan kepada rakyat yang ada di Palestina.
"Dan tema dalam acara halal bi halal ini adalah meningkatkan solidaritas sesama umat, khususnya umat Islam. Kemudian di dalam organisasi massa (ormas) Islam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), termasuk Indonesia di dalamnya dan warga Pasundan sebagai bagian dari warga Indonesia mendukung aksi untuk memboikot produk Israel," ujarnya.
Dia menyatakan bahwa Paguyuban Pasundan setuju dan mendukung sikap lembaga LPOI karena Paguyuban Pasundan juga tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Dan di samping nilai kesundaan dan kebudayaan, nilai keagamaan juga menjadi hal yang tidak terlepaskan dari Paguyuban Pasundan," ujarnya.
Paguyuban Pasundan berharap diplomasi akan berjalan dengan baik untuk meredakan konflik yang tengah terjadi.
Didi Turmudzi mengatakan juga mengutip pernyataan Bung Karno bahwa bangsa Indonesia akan tetap membela dan membantu Palestina dan selama kemerdekaan itu belum diberikan kepada Palestina, sepanjang itulah perjuangan Indonesia.
Baca Juga: Paguyuban Pasundan Serukan Boikot Produk Israel
Ia mengatakan Paguyuban Pasundan memiliki solidaritas, sebagai orang Sunda yang juga bagian dari Indonesia.
"Kami akan terus mendoakan dan untuk bantuan sekecil apapun yang dapat diberikan semoga akan bermanfaat," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, Paguyuban Pasundan pun turut menghimpun donasi untuk membantu pembebasan Palestina. Rencananya, dana yang terkumpul akan diserahkan ke lembaga yang selama ini memang fokus membantu Palestina.
"Kami sangat prihatin dengan agresi yang dilakukan Israel pada Palestina. Kami juga menghimpun donasi," tandasnya.(Antara)
Berita Terkait
-
Ajak Indonesia Boikot Produk Zionis, Dubes Iran: Kami Hanya Membela Diri dari Agresi Israel
-
Awas Palestine Washing! MUI Bongkar Trik Licik Perusahaan Pro-Israel Hindari Boikot
-
Sebut Efek Boikot Produk Pro Israel Nyata, MUI: Alhamdulillah...
-
PBNU Beri Catatan Soal Gerakan Boikot Produk Israel: Harus Cerdas
-
MUI Minta Masyarakat Tetap Boikot Produk Israel: Jangan Pernah Berhenti
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK