SuaraBekaci.id - Politikus PDIP Dewi Tanjung meminta anggota DPRD Kota Bekasi yang anaknya diduga melakukan pemerkosaan anak di bawah umur untuk bertanggung jawab.
Dewi Tanjung menilai bahwa itu sudah merupakan kewajiban dari anggota DPRD tersebut. Hal itu dia sampaikan terkait dengan kasus anak anggota DPRD Kota Bekasi yang telah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota atas dugaan tindak asusila beberapa waktu lalu.
"Kewajiban orang tua pelaku pemerkosa anak di bawah umur ikut bertanggung jawab apalagi orang tua pelaku Anggota DPRD Bekasi," kata Dewi Tanjung melalui akun twitternya, Rabu (19/5/2021).
Dia mengatakan, polisi harus profesional menangani kasus tersebut.
"Polisi harus profesional menangani kasus ini siapapun orang tua pelaku hukum harus ditegakkan," cuitnya.
Dia kemudian menantang bakal menyelesaikan kasus ini di DPP Partai dari anggota DPRD yang anaknya diduga sebagai pelaku pemerkosaan terhadap ABD di Kota Bekasi.
"Apa perlu kita selesaikan secara politik seret ke DPP partai kasus ini," demikian cuitan Dewi Tanjung.
Sebelumnya, Dewi Tanjung meminta agar pihak kepolisian menindak tegas dengan menangkap anak anggota DPRD Bekasi tersebut.
"Polisi harus bertindak tegas tangkap pelaku pemerkosa anak di bawah umur ini. Polisi tidak usah takut bapak pelaku cuma Anggota DPRD Bekasi aja kok, harusnya bapaknya malu punya anak bejat. Harusnya orang tua pelaku malu sebagai wakil rakyat punya anak Bejat..!!" cuitnya.
Baca Juga: Petugas Dishub Kota Bekasi Diserang, Ditendang dan Dilempari Helm
Berita Terkait
-
Tegas! Wali Kota Bekasi Setop Paksa Proyek Galian 'Siluman' di Kali Abang Tengah
-
Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA
-
Kunker ke Tambun Gagal, WN Jepang Ditemukan Tewas Terkunci di Kamar Hotel Gambir
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu
-
Polda Metro Turun Tangan, Kombes Rita Janji Cek Kasus Perkosaan Konten Kreator Cinta Ruhama
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOKLA Speed Test
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM