
SuaraBekaci.id - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin meminta agar Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas mengundurkan diri dari jabatannya.
Hal itu merupakan kelanjutan dari kritik Busyro Muqoddas terkait dengan penonaktifan 75 pegawai KPK baru-baru ini.
Ngabalin menyampaikan hal tersebut melalui akun twitternya. Dia juga menautkan sebuah berita berjudul "Muhammadiyah Disebut 'Otak Sungsang', Busyro Kirim Salam Sayang untuk Ngabalin".
"Sebagai AMM saya menyarankan ke mas Busyro agar mengundurkan diri sebagi ketua PP. Muhammadiyah," cuit Ngabalin pada Jumat (14/5/2021).
Baca Juga: Anwar Abbas Nilai Ngabalin Rusak Citra Jokowi
Nagabalin mengaku keberatan jika Busyro Muqoddas memposisikan diri sebagai pekerja LSM Anti korupsi.
![Cuitan Ali Mochtar Ngabalin.[Twitter/AliNgabalinNew]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/15/94948-cuitan-ali-mochtar-ngabalin.jpg)
"Saya keberatan kalau kangmas memposisikan diri seperti pekerja LSM anti korupsi di PP," demikian cuitan Ali Mochtar Ngabalin.
Sebelumnya, Ngabalin menyebut bahwa Busyro Muqoddas 'otak sungsang' karena mengkritik tes wawasan kebangsaan KPK dengan menautkan tangkapan layar dari berita berjudul "Ketua Muhammdiyah: KPK Tamat di Tangan Presiden Jokowi".
"Otak"sungsang yang gini merugikan persyarikatan. Muhammadiyah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan ummat yang kuat dan berwibawa tercemar oleh manusia prejudice seperti ini. Cocoknya mas busro di LSM anti korupsi atau masuk parpol sekalian. Rasanya anda tidak cocok menjadi pimpinan Muhammadiyah," cuit Ngabalin Kamis (15/5/2021).
Baca Juga: Said Didu Usulkan Gaji Ngabalin Dinaikkan
Berita Terkait
-
Ada Busro Muqoddas dan Komaruddin Hidayat, Ini 9 Nama Anggota Dewan Pers Periode 2025-2028
-
Heran Disebut 'Orang Istana', Mahfud MD Ungkap Momen Ali Ngabalin Diusir saat Jokowi-Prabowo Bertemu: Gak Boleh Ikut
-
Diberi Lahan Bekas, PP Muhammadiyah Buka Peluang Kembalikan Izin Tambang ke Pemerintah
-
Busyro Muqoddas Ungkap Banyak Masalah Jika Muhammadiyah Terima Lahan Tambang Bekas dari Pemerintah
-
Sejumlah Aktivis Antikorupsi Sambangi KPK, Bahas Reinkarnasi Nepotisme Di Istana Hingga Blok Medan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional, Best Issuer for Sustainable Finance dan Best Social Loan
-
Libur Lebaran 2025, Super Apps BRImo dari BRI Siap Layani Transaksi Tanpa Hambatan
-
BRI Pastikan Mudik Lebaran Lancar dengan Layanan AgenBRILink di Desa dan Pelosok
-
Bebas Khawatir, BRI Siapkan Weekend Banking dan Layanan Terbatas Selama Libur Ramadan dan Idul Fitri
-
Demo Tolak UU TNI, Pendemo di Bekasi Dilaporkan ke Polisi Gegara Ini