SuaraBekaci.id - MantanJuru Bicara KPK Febri Diansyah menyarankan pemerintah untuk terbuka menjawab polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang bergulir beberapa waktu terakhir. Hal itu menyusul terdapat sebanyak 75 orang yang tidak lolos TWK.
Febri Diansyah menyatakan, bahwa pemerintah harus resmi menjawa polemik TWK.
"Saran untuk Humas Pemerintah. Terbukalah mejawab Polemik Tes Wawasan Kebangsaan KPK," kata dia melalui cuitan di akun twitternya, Jumat (7/5/2021).
Febri Diansyah menyatakan, bahwa pemerinta seperti saling lempar dalam polemik TWK .
"Belum tampak respon resmi yang memadai dalam beberapa hari ini. Bhkan pernyataan seperti saling lempar," katanya.
Dia juga menyampaikan kalau kredibilitas institusi jangan sampai runtuk karena kepentingan sejumlah pihak.
"Kredibilitas institusi jangan smpai runtuh karena kepentingan pihak yang ingin singkirkan sejumlah pegawai KPK," ujarnya.
Berita Terkait
-
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
-
Soal Kerugian Negara Kasus Pertamina, Febri Diansyah Ingatkan Putusan Pengadilan Tipikor
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK
-
Gugatan 57 Mantan Pegawai KPK Dikabulkan KIP, Hasil TWK Harus Diungkap ke Publik
-
Febri Diansyah Kritik Pasal 2 UU Tipikor: Jadi Pasal Karet yang Berisiko Kriminalisasi Pebisnis
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Terjerat Narkoba, Begini Nasib ASN di Kabupaten Bekasi
-
Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta