SuaraBekaci.id - Politikus PSI Muannas Alaidid menilai bahwa ulama Nu Miftah Maulana Ibrahim atau Gus Miftah haruss didukung. Hal itu terkait dengan kegiatan Gus Miftah ceramah di Gereja.
Muannas Alaidid menyampaikan hal tersebut menyusul pemberitaan tentang Ustadz Abdul Somad berjudul 'UAS Sebut Haram Muslim Masuk Tempat Ibadah Agama Lain, Tak Bisa Ditawar' serta gambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sedang berada di gereja.
Menurut Muannas Alaidid yang perlu diharamkan bukan kegiatan ceramah Gus Miftah di gereja.
Dia menyampaikan hal tersebut melalui jejaring sosial twitternya.
"Mestinya yang diharamin bukan yang ceramah di gereja tapi yang nyolong sendal di gereja," kata Muannas, Rabu (5/5/2021).
Dia mengatakan, bahwa terdapat orang-orang yang selalu meributkan hal yang tidak esensial.
"Mereka selalu ribut terus terhadap persoalan yang tidak esensial beda kalo di gereja ikut ibadahnya, Kadang aneh kita malah diam ada ngebom pakai dalil dan surat," ujarnya.
Dia lantas menyatakan, bahwa apa yang dilakkan Gus Miftah harus didukung.
"Bagi saya apa yang dilakukan Gus Miftah harus didukung," demikian cuitan Muannas Alidid.
Baca Juga: Gus Miftah Ceramah di Gereja Dikritik, Ayang Utriza Beri Pesan Ini ke UAS
Diketahui, berbagai lini media sosial dan berbagai portal diramaikan dengan kritikan terhadap ulama NU Miftah Maulana Ibrahim atau yang akrab disapa Gus Miftah terkait ceramahnya di Gereja Bethel Indonesia viral.
Berita Terkait
-
Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
-
Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Berapa Harta Kekayaan Gus Miftah? Ini 6 Sumber Kekayaannya
-
Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi