SuaraBekaci.id - Pegiat media sosial Denny Siregar memberikan tanggapan soal YouTuber Jozeph Paul Zhang tersangka kasus penistaan agama. Denny Siregar berbicara soal hal itu dan mengaitkannya dengan Yahya Waloni dan Desak Made.
Denny Siregar berbicara tentang tiga nama tersebut dalam kanal YouTube Cokro TV.
"Paul Zhang diburu, Desak Made disuruh minta maaf, lalu bagaimana dengan Yahya Waloni?. Kenapa dia aman-aman saja sampai sekarang?. Ini karena pasal penistaan agama termasuk dalam delik aduan, di mana harus ada yang megadu ke polisi baru bisa diproses secara hukum," kata Denny Siregar dikutip Terkini.id -- jaringan Suara.com.
"Kalau enggak ada yang ngadu, ya polisi gak bisa proses. Nah, di sinilah kelebihan kalau menghina agama Kristen," sambung Denny Siregar.
Denny mengatakan, Yahya Waloni tidak diproses hukum karena umat Kristiani cenderung bersifat apatis.
"Hal itu agaknya membuat umat Kristen apatis. Entar kalo kita laporin, nanti kita kena masalah lagi, begitu pikir mereka," katanya.
Untuk itu, Denny Siregar menyoroti konsep keikhlasan bagi umat Kristen Indonesia yang cenderung sabar dalam menghadapi hinaan hingga dia mengaku kagum.
"Mengagumkan buat saya. Bukan saya mengunggulkan agama Kristen (bahwa) itu lebih tinggi dari agama lain ya, tapi setidaknya konsep itu jadi hal yang bisa kita pelajari supaya kita tidak terlalu reaktif atau bereaksi berlebihan terhadap orang yang menghina agama kita," tutur Denny Siregar.
"Itulah yang membuat banyak negara lain cepat maju di segala bidang, kecuali bidang agama, bidang yang sangat kita (Indonesia) kuasai mulai dari neraka paling bawah hingga berapa jumah bidadari di surga," tandas Denny.
Baca Juga: Panas! Jozeph Paul Zhang Seret Nama Jokowi, Minta Didengar
Berita Terkait
-
Dito Ariotedjo Dicopot dari Jabatan Menpora karena Kasus Korupsi Mertua?
-
Denny Siregar Nilai Menkeu Baru Terlalu Percaya Diri: Mudah-mudahan Aja Nggak Hancur
-
Budi Arie Masih Pede Tak Dicopot Beberapa Jam Sebelum Pengumuman, Denny Siregar Ngakak
-
Denny Siregar Sebut OTT Noel 'Receh Kelas Ormas', Sinyal Renggang Aliansi Relawan?
-
Komisaris BUMN Dapat Bonus Rp 40 M Padahal Jarang Kerja, Denny Siregar: Sial, Kenapa Dulu Aku Tolak
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?