SuaraBekaci.id - Politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung meminta agar laporan kepada Ustadz Yahya Waloni yang disampaikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada 2018 lalu segera diproses.
Dewi Tanjung mendesak agar pihak kepolisian segera memproses laporan kepada Yahya Waloni.
Dewi Tanjung meminta agar laporan tersebut diproses melalui cuitan di akun twitternya, Selasa (20/4/2021).
Cuitan akunnya itu juga menyertakan gambar Abdul Kadir Karding.
"Kepada Aparat Kepolisian Nyai berharap Laporan kepada ustad Abal-abal yg bernama Yahya Waloni segera diproses demi terciptanya kerukunan antar umat beragama," cuit Dewi Tanjung di akun twitternya @DTanjung15.
Dia menyatakan, bahwa Yahya Waloni bukan seorang ustadz. Melainkan, menurut dia, hanya mencari makan di agama Islam.
"Yahya waloni bukan ustad atau ulama dia yg Numpang Nyari makan menjadi ustad di agama Islam
TANGKAP YAHYA WALONI..!!!" tandasnya.
Diketahui, PKB sempat melaporkan Yahya Waloni atas dugaan menghina bakal cawapres Maruf Amin pada 2018.
Kala itu, Karding mengatakan, ceramah yang dilakukan oleh Yahya Waloni dengan menghina Maruf Amin, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Gubernur NTB TGB M Zainul Majdi melalui Youtube sudah terbukti kebenarannya. Sehingga, ia pun langsung melaporkan Yahya ke Bareskrim Polri.
Baca Juga: Soal Yahya Waloni, Dewi Tanjung: Dia Cuma Numpang Cari Makan
"Saya nggak melakukan klarifikasi dan tabayun tetapi saya kira semua bisa menduga bahwa Youtube itu benar bukan hoax," kata Karding saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).
Berita Terkait
-
Film Anies Mulai Tayang, Ceramah Lawas Yahya Waloni Disorot, Sebut Anies Lebih Cocok Pimpin AS
-
Ucapan Ustaz Yahya Waloni Tentang Kematian Setahun yang Lalu Jadi Kenyataan
-
Ustaz Yahya Waloni Dibenci Sang Ayah Usai Pindah Agama ke Islam, Alasan Jadi Mualaf Tuai Kontroversi
-
Duka Mendalam: Ustaz Yahya Waloni Wafat saat Jadi Khatib di Makassar
-
Pernah Ajak Ribuan Orang Mualaf, Ustaz Yahya Waloni Sampai Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak