SuaraBekaci.id - Seorang sopir angkot M-19 rute Cililitan-Kranji diduga melakukan tabrak lari. Dia diduga menabrak seorang anak dan tiga kendaraan saat melintas di Jalan KH Noer Alie, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (15/4/2021).
Seorang pengendara yang mengejar angkot M-19 itu, Vedo Ramandiko mengatakan angkot M-19 dengan plat nomor B 2927 TK itu semula menabrak seorang anak kecil di sekitar kawasan Galaxy, Bekasi Selatan.
"Karena panik dia langsung melarikan diri. Melihat itu, warga sekitar langsung mengejar sopir itu," katanya.
Sesampainya di jembatan Galaxy, kata dia, sopir angkot M-19 tersebut ingin menyalipnya.
"Abis itu sopir berusaha melarikan diri, terus kira-kira dua hingga tiga kendaraan bermotor mau di gunting sama ini supir," katanya.
Setelah itu, kata dia, sopir angkot diduga mabuk tersebut menabrak sebuah mobil di sekitar lampu merah Galaxy.
"Abis itu, karena menabrak kendaraan mobil as roda bagian kanan mikrolet itu patah. Pas di pertigaan Al-Azhar Kalimalang ini dia kebingungan antara lurus atau belok kanan. Akhirnya kendaraan itu menabrak trotoar ini," katanya.
Terpisah, Kanit Laka Polres Metro Bekasi Kota AKP Farida menyatakan, angkot tersebut dikemudikan Apriyanto dengan penumpang Apriyadi.
Dia menjelsakan, peristiwa itu terjadi ketika angkot itu datang dari arah Jakarta menuju arah Bekasi.
Baca Juga: Banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah Bekasi Mulai Surut
"Setiba di TKP menyerempet badan pejalan kaki yang bernama Afka Fadilan yang berjalan di totoar jalan selanjutnya kendaraan oleng ke kanan dan menabrak beton trotoar," katanya.
Dia menyatakan bahwa akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut yakni pejalan kaki mengalami luka di bagian kaki sebelah kiri sedangkan penumpang angkot mengalami luka di bagian wajah dan dibawa ke RSUD dr Chasbullah Kota Bekasi.
Berita Terkait
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Teka-teki Kematian Bos Tenda di Cibitung: Tewas Penuh Luka, Perampokan atau Dendam?
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek
-
KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Resmi Diumumkan! Ini Daftar 10 Nama Calon Komisioner KPAD Kabupaten Bekasi 2026-2031
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo