SuaraBekaci.id - Kuasa Hukum member EDC Cash, Agus Supriyatno mengaku akan melaporkan orang yang melayangkan ancaman pembunuhan kepada kliennya. Hal itu menyusul pengakuan member EDCCash asal Bogor yang diancam dibunuh melalui aplikasi pesan WhatsApp.
Agus Supriyatno mengatakan, laporan tersebut akan disampaikan sekaligus pihaknya memenuhi panggilan pihak kepolisian atas laporan terdahulu.
Yakni, laporan member EDCCash yang merasa tertipu oleh ARY ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP / 1815 / IV / YAN.2.5 / 2021 / SPKT PMJ pada tanggal 5 April 2021.
"Rencananya hari Selasa (13/4/2021) akan melaporkan (tindak ancaman pembunuhan) sekalian memenuhi panggilan polisi nanti," katanya saat ditemui SuaraBekaci.id, Senin (12/4/2021) malam.
Member EDCCash yang mendapatkan ancaman pembunuhan adalah Diana (36). Dia merupakan member EDCCash asal Bogor.
Diana mendapatkan ancaman pembunuhan melalui aplikasi pesan WhatsApp dari seseorang yang dia sebut Eyang.
Diana diancam dibunuh setelah melakukan aksi unjuk rasa di rumah CEO EDCCash di Bekasi pada Sabtu (10/4/2021) lalu.
"Kamu ikut-ikutan demo diana buat apa cari mati dan cari susah padahal kan bisa minta tolong dengan baik-baik ke eyang," demikian bunyi pesan yang diterima Diana saat ditunjukkan kepada SuaraBekaci.id.
Member EDCCash ini mengaku hanya berfokus dengan uangnya yang masih belum bisa dicairkan.
Baca Juga: Pengembalian Uang Batal, Member EDCCash Kembali Kecewa
"Saya tidak mikirin ancaman itu, saya mikirnya pencairan saja dan uang kembali. Yang saya kejar saat ini dan saya megang amanahnya itu dari pihak EDCCash itu sama sekali tipu-tipu dan sama sekali membohongi saya serta yang lain," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Terjadi Berulang Sejak 2023! Lebih dari 10 Santri Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi
-
Kejagung Periksa 4 ASN Pemkot Bekasi Terkait Kasus Tata Kelola KSO Pertamina EP
-
Eceng Gondok Tutupi Kali Pisang Batu di Bekasi
-
Bitcoin Cs Lagi Kebakaran, Indeks CFX10 Merosot 2,83%
-
SEC dan CFTC Resmi Rilis Aturan Baru Kripto, Pertanda Institutional Masuk Besar-besaran?
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi